Bahkan diperkirakan, di tahun 2020 nanti sekitar 30 persen atau sepertiga kekuatan militer AS bakal berupa robot. Itulah prediksi dua akademisi di Washington University, Doug Few dan Bill Smart.
Memang saat ini, robot telah jadi perangkat penting dalam misi militer, misalnya saat membawa bahan berbahaya. Dan menurut dua pakar itu, pemakaian robot di militer AS akan melonjak dramatis di waktu mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Robot militer ini adalah semua jenis, dari truk yang bisa mengemudi sendiri sampai robot yang biasa Anda pikirkan. Lebih akurat menyebutnya sebagai sistem otonom ketimbang robot," jelas Bill Smart.
Ditambahkan pula, meskipun pemakaian robot makin umum, militer AS tampaknya tidak akan membuat robot yang bisa mengoperasikan senjata secara mandiri.
"Anda tentu tak ingin robot berbuat kesalahan. Manusia yang harus membuat segala macam keputusan penting," pungkas Smart seperti dikutip detikINET dari TechRadar, Rabu (13/8/2008).
Ya, sepertinya bisa runyam kalau robot-robot itu nantinya memberontak dan berbuat kekacauan seperti dalam film-film. Siapa tahu?
Bincang seru seputar kehidupan cyber? Gabung saja di detikINET Forum! (fyk/wsh)