Menurut panitia Olimpiade, banyak para penggemar olahraga di seluruh dunia yang terjebak oleh situs scam internasional yang menjual ribuan tiket palsu untuk Olimpiade Beijing. Walaupun terlambat, International Olympic Commitee (IOC) mengklaim sudah mengambil tindakan untuk menutup situs tersebut.
"Kami tidak dapat menerima tiket yang mereka beli dan membiarkan mereka masuk begitu saja," tandas Gerhard Heiberg, eksekutif pelaksana IOC yang dikutip detikINET dari Reuters, Selasa (5/8/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu situs yang diduga menjual tiket palsu, www.beijingticketing.com, diketahui menjual tiket termasuk tiket untuk acara pembukaan Olimpiade dengan harga US$ 2.150.
"Kami sangat bersimpati dengan mereka (korban-red), tetapi kami tidak bisa berbuat apa-apa, termasuk mengganti kerugian atau mengganti dengan tiket lain," ujar John Coates selaku Australia Olympic Commite (AOC).
Menurut laporan, kerugian yang diderita oleh warga Australia yang telah terjebak membeli tiket palsu tersebut mencapai lebih dari US$ 45.000. Sementara untuk tiket resminya, hingga minggu lalu, tiket yang dijual oleh tuan rumah penyelenggara Olimpiade telah habis.
Di lain sisi, masih ada beberapa tiket yang dijual di situs lelang eBay. "Tiket yang dibeli dari situs eBay kabarnya bisa menggunakan layanan antar, tapi saya pikir hal tersebut sangat beresiko," ucap Coates.
Punya informasi menarik seputar dunia internet? Sampaikan saja di detikINET Forum. (dwn/dwn)