Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Raja Spam Kabur dari Penjara, Bunuh Diri dan Keluarga

Raja Spam Kabur dari Penjara, Bunuh Diri dan Keluarga


- detikInet

Denver - Tragis, memang tragis. Edward Davidson (35), pria dengan julukan Spam King (raja spam,red.) awalnya divonis 21 bulan penjara karena penyebaran jutaan spam dan menghasilkan US$ 3,5juta dari aksi spamming di internetnya itu. Ia sendiri dibekuk dipenjara lantaran tidak membayar pajak penghasilan sebesar US$ 740.000.

Dalam pengawasan minim di penjara, Eddie, begitu ia biasa disapa, berhasil kabur dari penjara dan menjadi orang incaran polisi pada pekan lalu. Ia meminta istrinya untuk menjemputnya saat aksi kabur dari penjara itu dia lancarkan.

Menurut TheAge yang dikutip detikINET, Selasa (29/7/2008), Eddie ditempatkan di penjara minim keamanan karena dianggap tak membahayakan orang lain karena kejahatannya hanya sebatas kejahatan cyber semata. Eddie bahkan direkrut polisi saat masa penahanannya untuk menjerat spammer lain.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak disangka tak dinyana, polisi hari jumat lalu menemukan Eddie sudah terbujur kaku bersama dengan istrinya, Amie Hill (29) dan anak perempuannya, Bailey (3). Sang Spam King itu bunuh diri dan membunuh anak istrinya di dalam mobil.

Untungnya tak semua anaknya ikut ia bunuh. Seorang bayi berumur 7 bulan, selamat dan ditemukan terikat di car seat bayi di dalam mobil itu. Bayi tersebut berhasil melewati maut bersama dengan anak remaja Eddie yang berumur 16 tahun.

Menurut sang anak yang berhasil kabur, ia pertama menembak istrinya di kepala, kemudian menembak anak perempuannya (3) di bagian leherΒ  dan kemudian menembak dirinya sendiri. Sang anak remaja itupun sempat terluka karena peluru meleset sempat menyentuh lehernya.

Menurutnya, sebelum membunuh, Eddie menyatakan ingin bersatu selamanya saat semuanya berakhir.

(amz/amz)







Hide Ads