Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Diminta Hapus Video Al Qaeda, Google Menolak

Diminta Hapus Video Al Qaeda, Google Menolak


- detikInet

Washington - Senator partai Demokrat Amerika Serikat (AS), Joe Lieberman mencak-mencak. Pasalnya, ia melihat berbagai video besutan kelompok militan Al Qaeda di situs berbagi video, YouTube.

Lieberman pun melakukan komplain pada Google selaku pemilik YouTube berkenaan dengan video itu, misalnya yang menunjukkan gambar pembunuhan tentara AS. Demikian juga dengan video lainnya yang memuat konten propaganda Al Qaeda, kelompok pimpinan Osama Bin Laden.

Sang senator meminta video-video tersebut segera dihapus dari YouTube.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Melindungi warga AS dari serangan teroris adalah prioritas utama pemerintah dan swasta. Jika Google mau menghalangi usaha pembunuh orang tak berdosa itu, berarti mereka turut berkontribusi terhadap usaha ini," tandas Lieberman seperti dikutip detikINET dari VNunet, Kamis (22/5/2008).

Google memang menanggapi tuntutan sang senator dan menghapus beberapa video yang dikecamnya di YouTube, terutama yang bertema kekerasan. Namun Google menolak menghapus semua video itu karena tidak semuanya melanggar peraturan YouTube, khususnya soal kebebasan berekspresi.

Tentu saja langkah Google ini tidak membuat sang senator puas.

"Tak peduli apapun kontennya, semua video yang diproduksi organisasi teroris yang ingin menyerang Amerika dan membunuh penduduknya tidak usah ditoleransi. Google harus mengevaluasi kebijakannya," tandas Lieberman

Berbagi cerita seru soal fenomena hukum cyber? Yuk, gabung di detikINET Forum! (fyk/fyk)





Hide Ads