Hal itu diungkapkan Ical -- sapaan akrab Menkokesra -- ketika memberikan keynote speech dalam acara The Government Leaders Forum yang berlangsung di Hotel Shangrilla Jakarta, Kamis (8/5/2008).
"Suatu hari nanti, kami berharap Indonesia dapat mempunyai ribuan 'Bill Gates' yang dapat memberikan manfaat bagi dunia internasional," ujarnya berharap.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekarang ini kami (indonesia-red.) terus meng-improve sekolah-sekolah dan coba merubah mindset masyarakat dengan lebih mengenalkan teknologi," imbuhnya.
Kekaguman terhadap salah satu orang terkaya di dunia ini juga dilontarkan Mechai Viravaidya, Chairman Population & Community Association sebuah LSM terbesar di Thailand. Menurutnya, kita jangan hanya menduplikasi teknologi yang dibuat dari pemikiran Gates, namun juga hati Filantropi (kedermawanan) milik Gates.
"Ketimbang kita selalu terus meminta bantuan Gates. Kenapa kita tidak menciptakan 'Bill Gates' baru?" tegasnya.
.
Setelah tak terlalu tenggelam dalam kegiatan bisnis Microsoft, Gates memang lebih banyak menghabiskan waktunya untuk mengurus yayasan sosial yang didirikannya bersama sang istri. Yayasan bernama Bill and Melinda Gates Foundation tersebut memang dikenal royal untuk mengucurkan pundi-pundi bantuannya.
Apa pendapat Anda soal kedatangan Bill Gates di Indonesia? Diskusikan di detikINET Forum.
(ash/wsh)