Ternyata data sensitif yang dimaksud merupakan foto lokasi markas militer mereka berada. Padahal, memajang foto di internet memiliki risiko keamanan yang sangat besar bagi militer.
Belum lama ini saja seorang tentara Israel diganjar hukuman penjara selama 19 hari karena melakukan tindakan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kekhawatiran sang menteri sepertinya patut beralasan. Sebab, seperti dikutip detikINET dari BBC, Kamis (24/4/2008), diyakini bahwa militer Lebanon dan Palestina mengawasi forum dan situs komunitas Israel, termasuk Facebook dan Flickr sebagai sarana untuk mengumpulkan informasi.
Naasnya, tentara yang meng-upload data-data sensitif ini ternyata lumayan banyak. Mereka seolah tak menyadari bahwa foto-foto yang mereka upload tersebut sama saja dengan membocorkan informasi sensitif kepada pihak musuh.
Foto-foto yang di-upload tersebut antara lain menampilkan secara jelas pangkalan udara militer, ruang operasi hingga kapal selam.
Akibatnya, sekitar 100 tentara telah didisiplinkan karena telah melanggar peraturan ini. Pelanggar berat akan dihukum penjara selama sebulan, sedangkan yang lain mendapat peringatan.
Punya cerita menarik tentang dunia teknologi informasi? Sampaikan di detikINET Forum! (faw/ash)