Kejadian ini terjadi di tiga Sekolah Menengah Atas dan satu sekolah menengah pertama di Evansville, Amerika Serikat. Yang membuat pelajar dan guru geram adalah insiden ini terjadi saat liburan musim semi.
Seorang ahli dari IBM pun didatangkan untuk menguak 'kecelakaan' ini. Dari pengkajian yang dilakukan dikatakan bahwa hilangnya data nilai tersebut disebabkan oleh permasalahan pada hardware dan setting konfigurasi backup.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Anak saya adalah siswa teladan, dan saya mendorongnya untuk mempertahankan nilainya. Ia telah belajar dengan giat untuk meraih nilai bagus," ujar Teresa Hayes, wali seorang siswa seperti dikutip detikINET dari Physorg, Kamis (3/4/2008).
Akhirnya diputuskan, sekolah bakal menyiasati 'kecelakaan' ini dengan sedikit perubahan pada sistem penilaian dan jadwal belajar mengajar.
Pasalnya menurut Mike Raisor, kepala sekolah Harwood Middle School, salah satu sekolah yang menjadi 'korban' mengatakan bahwa sejumlah guru telah mencetak nilai para siswa sebelum libur musim semi, tapi sebagian besar guru lainnya belum mencetaknya. (ash/ash)