Pihak Administrasi Keamanan Transportasi Amerika Serikat (Transportation Security Administration/TSA) saat ini tengah meminta para vendor untuk mendesain tas laptop semacam itu. Dengan adanya tas ini, nantinya penumpang tak perlu lagi repot mengeluarkan laptop dan langsung dapat meloloskannya ke alat xray scanner seperti barang-barang bagasi lainnya.
Mengeluarkan laptop dari tas untuk diperiksa selama ini kerap menyebabkan terjadinya antrean. "Tujuan pengadaan tas laptop ini adalah untuk memperketat proses keamanan dengan cara mengeliminasi satu tahap screening saat check-in, sehingga bisa menurunkan tingkat stres para penumpang dan meminimasi jumlah klaim karena laptop hilang atau rusak," jelas administrator TSA, Kip Hawley.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT