Seperti dikutip detikINET dari The Beaconnews, Rabu (19/3/2008), remaja 15 tahun tersebut mengirimkan pesan untuk teman yang telah menyakitinya. "Pikir sekali lagi tentang orang yang kamu sakiti, apa yang mungkin menimpa dirimu, mungkin kamu akan mendapat tembakan 9 mm di kepala atau punggungmu," demikian bunyi pesan yang terkesan mengancam itu. Meski kesannya mengancam, sang pengirim pesan juga menyebut ia tidak akan menyakiti siapapun.
Akibat tulisan itu, siswa tersebut harus menjalani hukuman masa percobaan selama setahun. Selama masa percobaan, ia hanya diperbolehkan menggunakan internet untuk keperluan sekolah dan wajib melaporkan kepada pihak berwajib situs apa saja yang dikunjungi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meskipun tampaknya siswa tersebut tidak bermaksud untuk melakukan tindakan kejahatan, Hakim Kane County, Wiley W. Edmondson, bersikeras bahwa tulisan siswa tersebut setara dengan lelucon ancaman bom yang pelakunya harus berhadapan dengan FBI.
Setelah diselidiki, di rumah siswa tersebut ternyata tidak ditemukan senjata api. Artinya, kecil kemungkinan sang siswa akan melakukan penembakan. Meski begitu, sang hakim Edmondson mengaku bahwa hukuman yang dijatuhkan untuk siswa tersebut merujuk pada kejadian penembakan di kampus Northern Illinois University.
Waktu postingan sang siswa di MySpace memang hanya selisih tiga hari dari kejadian yang menewaskan enam orang itu. Sang hakim pun mengaku takut kejadian penembakan itu akan terulang.
(wsh/wsh)