Risman Adnan, ISV Development Lead DPE Microsoft Indonesia mengatakan, sistem yang dikembangkan Microsoft yaitu semacam sistem profil, yang digunakan untuk pencarian file ataupun biodata anggota pasukan elit ini. "Sebab selama ini mereka (Kopassus) kesulitannya adalah kalau ada misi khusus atau latihan, mereka kesulitan mencari file yang tepat," ujarnya.
Pengembangan sistem tersebut, lanjut Risman, telah dimulai dari akhir 2007 dan saat ini pengerjaannya sudah selesai. Selanjutnya, tim pengembang mulai bergerak untuk merancang sistem scoring, training dan logistik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Campur tangan Microsoft ke dalam angkatan bersenjata tanah air bukanlah kali ini saja terjadi. Sebelumnya, kata Risman, pihaknya pernah bekerja sama dengan Angkatan Laut dalam pembuatan website, dan Angkatan Udara untuk membangun sistem simulasi perang.
Model kerja sama antara Microsoft dan Kopassus ini pun bersifat sebagai grant. "Namun dalam mengerjakannya, kita tidak hanya bekerja layaknya seorang profesional namun sudah seperti sebuah panggilan negara," tandasnya kepada detikINET, seusai acara peluncuran Server Wave 2008 di Jakarta Convention Center, Selasa (4/3/2008). (ash/ash)