Untunglah, setelah diselidiki, ancaman tersebut hanyalah sebuah bualan yang disebarkan oleh seorang pemuda, Jake J. Brahm. Di dunia maya, pemuda 22 tahun ini menyebarkan berita bahwa teroris akan meledakkan 7 stadion NFL yang berada di kota Miami, Atlanta, Seattle, Houston, Oakland, Cleveland dan New York.
Tak hanya itu, dalam informasi palsunya disebutkan pula bahwa teroris akan melancarkan serangan dengan senjata pemusnah massal serta alat radiologi. Jadi, bom tersebut tidak sekadar meluluhlantakkan stadion, tapi bahan radioaktifnya juga akan memiliki efek jangka panjang yang membahayakan bagi makhluk hidup di sekitarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dan karena dianggap meresahkan, polisi coba melacak keberadaan Brahm dan akhirnya pemuda 'iseng' ini pun dicokok pihak berwajib. Akibat perbuatannya, Brahm dijatuhi denda US$ 250 ribu atau sekitar 2,27 miliar dan ancaman kurungan 5 tahun.
"Ini hanyalah kebodohan yang dilakukan anak-anak, tidak perlu ditanggapi dengan serius," bela Walter A. Lesnevich, pengacara Brahm.
Namun, pihak berwajib tidak sependapat dengan Lesnevich. Menurut mereka, tindakan bodoh yang dilakukan Brahm tersebut telah menguras energi pihak keamanan, jadi tidak bisa dianggap main-main, demikian seperti dikutip detikINET dari Newsweek, Senin (3/3/2008). (ash/ash)