Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Laporan APRICOT 2008
Dari Routing Hingga Evaluasi Kebijakan IPv6
Laporan APRICOT 2008

Dari Routing Hingga Evaluasi Kebijakan IPv6


- detikInet

Taipei - Rangkaian konferensi dalam ajang Asia Pacific Regional Internet Conference on Operational Technologies (APRICOT) 2008 telah dimulai. Berbagai tema konferensi dibicarakan, mulai dari masalah routing internet sampai ke masalah kebijakan yang terkait dengan IPv6.

Empat tema besar diangkat sebagai bahasan utama, yaitu Routing Stream, Inter-Provider Relationship Stream, Secutiry/Service Stream, dan APNIC Stream. Routing Stream fokus kepada materi-materi terkait dengan routing (pengaturan rute) internet, Inter-Provider Relationship Stream fokus kepada peering (saling keterhubungan) antar operator internet dan Security/Service Stream fokus kepada masalah pengelolaan layanan internet serta keamanannya.

Sementara APNIC Stream lebih fokus kepada pembahasan kebijakan Asia Pacific Network Information Center (APNIC), baik evaluasi kebijakan eksisting, maupun usulan kebijakan baru untuk diterapkan di masa depan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah seorang wakil Indonesia dari APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia), Andy Kurniawan, berkesempatan menyampaikan presentasi di salah satu "Conference Stream". Dalam konferensi tersebut, Andy mengangkat tema soal Inter-Provider Relationship Stream dengan judul makalah: IIX and IIXv6 Development Update.

Dalam paparannya, Andy menyampaikan sejarah munculnya IIX (Indonesia Internet eXchange) serta IIXv6 (Indonesia Internet eXchange Version 6) di Indonesia, dimulai sejak terbentuknya APJII pada Maret 1996, dengan berkumpulnya para ISP (Internet Service Provider) di Indonesia.

Saat itu mulai dirasakan kebutuhan untuk mempunyai peering (saling keterhubungan) anta ISP tanpa harus melewatkan trafik antar provider melalui rute internet global. Jika dapat dilewatkan langsung antar sesama provider internet di Indonesia, tentu tidak perlu mengambil jalan memutar via rute trafik internet internasional, yang juga berarti ongkos yang harus dibayar kepada provider link internasional. IIX juga dinilai sebagai sebuah solusi untuk memberikan layanan yang lebih baik kepada pelanggan internet di Indonesia, karena delay (waktu akses lewat jaringan) internet biasanya tinggi ketika harus memutar lewat jalu internasional dapat diturunkan.

Salah satu paparan yang cukup menarik dalam presentasi Andy adalah saat ISP di Indonesia harus membuat strategi untuk bertahan di tengah krisis moneter Indonesia tahun 1997. Kebersamaan dari para ISP dalam menghadapi krisis terbukti mampu membua mereka bertahan, sampai kondisi ekonomi Indonesia normal kembali. Dan justru ditenga pemulihan krisis inilah IIX mulai terbentuk dimulai dengan hanya 5 ISP, hingga saat ini dimana sebagian besar ISP di Indonesia terkoneksi ke IIX.

Selengkapnya materi yang dibawakan Andy Kurniawan dapat di akses di:
http://conference.apricot.net/slides/ixp-stream/


Keterangan: Penulis, Edwin Purwandesi merupakan Asisten Manager Broadband Internet Dedicated PT Telkom. Di APRICOT 2008, penulis menjadi pembicara di sesi Technical Conference. Ia pun bakal memberi update informasi langsung dari arena konferensi di Taipei kepada pembaca detikINET.Β  (dwn/dwn)






Hide Ads