Ketiga orang yang masing-masing bernama Hiroaki Yasumatsu, Takashi Shimizu dan Takashi Murata menggunakan pelacak Global Positioning System (GPS) mobil untuk menemukan mobil itu. Setelah berhasil, mereka menggunakan kunci duplikat untuk membawa kabur mobil. Lalu mereka berusaha menjual lagi mobil itu secara online. Demikian seperti dikutip detikINET dari Theregister, Sabtu (23/2/2008).
Aksi culas trio itu terungkap karena sang korban juga cukup 'licik' dan mencermati situs lelang yang digunakan. Korban lalu membuat penawaran yang menarik untuk membeli mobil itu,Β meminta ketiganya mengantarkan mobil tersebut ke suatu lokasi. Tanpa curiga, trio maling memenuhi permintaan tersebut dan akhirnya mereka pun dibekuk oleh polisi yang telah dihubungi korban. (wsh/wsh)