Nah, untuk mendongkrak peringkat Indonesia, pemerintah melalui Departemen Komunikasi dan Informatika berinisiatif menghadirkan buku panduan tentang peta ICT nasional yang bercerita secara makro, pada akhir Januari ini.
Menurut Staff Ahli Menteri Komunikasi dan Informatika, Abdullah Alkaff, panduan itu memang sengaja dibuat agar mata dunia terbuka, bahwa sejatinya tingkat pemanfaatan ICT di Indonesia selama ini tidak seburuk yang dibayangkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Biar Makin Pede
Dalam pemeringkatan dunia tentang pemanfaatan ICT baru-baru ini, ungkap Alkaff, Indonesia ditempatkan di posisi 67 dari 69 negara yang disurvei IBM dan Economist Intelligence Unit tentang e-readiness suatu negara. "Itu keterlaluan. Pasti datanya kurang akurat."
Lalu, seberapa pentingnya peringkat pemanfaatan ICT bagi Indonesia? "Penting sekali," kata Alkaff. Ada tiga hal di negeri ini yang diyakininya akan membaik jika peringkat ICT Indonesia secara global meningkat.
Pertama, dari sisi investasi. "Investor hanya mau investasi kalau negara itu dianggapnya sudah menerapkan ICT dengan baik". Kedua, produktivitas. "ICT seharusnya bukan hanya untuk lifestyle, tapi untuk menggenjot produktivitas. Telekomunikasi, misalnya, bukan cuma sebagai connection, tapi harus jadi penunjang transaction. Itu yang sedang kami upayakan," tandasnya.
"Nah, untuk mencapai masyarakat sejahtera, hanya akan tercapai dengan produktivitas. Dan yang namanya negara sejahtera, harus punya produktivitas tinggi yang ujung-ujungnya membuat daya saing semakin meningkat."
Kemudian yang ketiga, lanjut dia, dengan peringkat pemanfaatan ICT yang lebih baik, akan menumbuhkan semangat dan optimisme tinggi. "Kalau ranking-nya ditaruh di bawah terus, percaya diri Indonesia bisa rendah, minder, dan nggak bangkit-bangkit," cetus sang profesor dari ITS ini.
Ia pun berharap, panduan yang menurutnya masih jauh dari sempurna itu bisa merefleksikan dunia ICT di Indonesia yang sesungguhnya, sehingga bisa diketahui titik-titik mana yang masih lemah dan perlu diperbaiki.
"Memang, indikator ini masih jauh dari sempurna dan akan terus dikembangkan supaya jadi lebih baik lagi. Namun, sebelum kita membuat big step harus dimulai dari small step terlebih dahulu," tandasnya.
(rou/rou)