×
Ad

Manusia Diramal Kerja 3 Hari Seminggu Tapi Gaji Cukup untuk Sekeluarga

Fino Yurio Kristo - detikInet
Selasa, 20 Okt 2026 13:45 WIB
Manusia Diramal Kerja 3 Hari Seminggu Tapi Gaji Cukup untuk Sekeluarga. Foto: REUTERS/Mario Anzuoni
Jakarta -

Pendiri Amazon dan salah satu manusia terkaya dunia, Jeff Bezos, meyakini bahwa AI dapat meningkatkan produktivitas sedemikian rupa sehingga satu orang mampu menghidupi seluruh keluarganya hanya dengan bekerja tiga hari dalam seminggu.

"Sebagian orang akan memutuskan, 'Saya bisa menghidupi keluarga saya dengan bekerja tiga hari seminggu.' Itulah makna produktivitas dalam perekonomian," ujar Bezos dalam wawancara dengan Fox News yang dikutip detikINET.

Ia juga memprediksi AI memungkinkan lebih banyak keluarga hidup hanya dengan satu sumber penghasilan atau pencari nafkah tunggal, yang memungkinkan salah satu pasangan berhenti bekerja jika mereka menginginkannya.

"Anda tidak lagi harus memiliki rumah tangga dengan dua pencari nafkah. Jika Anda tetap menginginkannya, silakan. Namun jika tidak, salah satu dari kalian bisa berhenti," sebutnya.

Ia berpendapat perubahan-perubahan ini akhirnya justru dapat memicu kekurangan tenaga kerja, alih-alih menyebabkan hilangnya pekerjaan seperti dikhawatirkan beberapa pakar akibat AI. "Akan sulit merekrut orang, karena produktivitas ekonomi akan menciptakan kondisi di mana jika orang tak ingin merangkap dua pekerjaan, mereka tak perlu melakukannya," cetusnya.

Pandangannya ini bertolak belakang dengan kekhawatiran bahwa AI berpotensi menggantikan jutaan pekerja seiring dengan semakin banyaknya perusahaan yang mengotomatiskan berbagai tugas. Bezos mengakui kekhawatiran tersebut, namun ia tidak sependapat bahwa pengangguran massal adalah sesuatu yang tak terelakkan.

Di Prometheus, startup AI tempat ia menjabat sebagai salah satu pendiri dan co-CEO, Bezos menyatakan tujuan mereka adalah mengembangkan insinyur umum buatan (artificial general engineer) yang dapat membantu orang mengubah ide jadi produk fisik.

"Kami akan membuat perangkat yang sangat mudah digunakan sehingga siapa pun akan bisa menjadi seorang insinyur," ujarnya.

Optimisme tersebut muncul saat Amazon, perusahaan yang ia dirikan, memangkas sekitar 30.000 pekerjaan korporat setahun terakhir. Ketika ditanya mengenai PHK tersebut, Bezos mengaitkannya dengan perekrutan dan ekspansi perusahaan yang terlalu cepat pasca pandemi.

Kekayaan bersih Bezos diperkirakan USD 380,8 miliar per 12 Oktober menurut Forbes, menjadikannya orang terkaya kedua di dunia di bawah CEO Tesla, Elon Musk.

Beberapa tokoh bisnis lain juga memprediksi AI dapat mempersingkat hari kerja tradisional lima hari seminggu. CEO Nvidia, Jensen Huang, mengisyaratkan pemberlakuan empat hari kerja dalam seminggu sangat mungkin terjadi. Sementara CEO JPMorgan Chase, Jamie Dimon, memprediksi karyawan mungkin hanya perlu bekerja tiga setengah hari seminggu.

Salah satu pendiri Microsoft, Bill Gates, bahkan memunculkan kemungkinan dua hari kerja dalam seminggu seiring dengan AI yang akan mengambil alih lebih banyak tugas.



Simak Video "Pesan Jenderal Hoegeng Iman Santoso, yang Dihadirkan Melalui Teknologi A.I"

(fyk/fay)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork