Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Rahasia Coretan Pensil yang Bikin Prosesor AMD Makin Ngebut

Rahasia Coretan Pensil yang Bikin Prosesor AMD Makin Ngebut


Anggoro Suryo Jati - detikInet

AMD Athlon Thunderbird
Foto: Dok. Techspot
Jakarta -

Pada akhir era 1990-an dan awal 2000-an, prosesor AMD Athlon --khususnya yang berbasis inti Thunderbird dengan soket Slot-A dan Socket A (Socket 462)-- menjadi primadona di kalangan enthusiast PC.

Selain performanya yang bersaing ketat dengan Intel, Athlon memiliki satu keunikan ikonik: pengunci performanya (multiplier) bisa dibuka kembali hanya dengan coretan pensil.

Fenomena DIY ini dikenal di kalangan overclocker dunia sebagai 'Pencil Trick'.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk mencegah vendor komputer nakal mematok kecepatan tinggi (overclocking) pada chip murah lalu menjualnya kembali sebagai model high-end dengan harga mahal, AMD mulai mengunci multiplier prosesornya.

ADVERTISEMENT

Kunci ini diterapkan secara fisik di pabrik menggunakan teknologi tembakan laser untuk memotong jalur koneksi tembaga berukuran sangat kecil di permukaan chip yang dikenal sebagai jembatan L1 (L1 bridges).

Grafit Pensil Jadi Penghantar Listrik Murah Meriah

Tak butuh waktu lama bagi para overclocker untuk menemukan celah dari metode penguncian tersebut:

  • Menghubungkan Kembali Jalur L1: Pengguna memanfaatkan grafit yang terkandung dalam pensil kayu biasa (ukuran #2). Grafit yang bersifat konduktif digoreskan di atas jembatan L1 yang terputus oleh laser.
  • Mengembalikan Akses BIOS: Coretan pensil tersebut berhasil menyambungkan kembali sirkuit listrik yang terputus, secara otomatis membuka kembali (unlock) pengaturan clock multiplier di dalam sistem BIOS.
  • Overclocking Tanpa Biaya Tambahan: Trik ini memungkinkan pengguna menggeber kecepatan CPU jauh melampaui spesifikasi pabrik tanpa perlu membeli peralatan mahal, memberikan nilai tambah (value) luar biasa bagi para gamer berkantong tipis.

Berakhirnya Era Pensil di Athlon XP

Kemudahan pencil trick mulai menemui jalan buntu saat AMD memperbarui arsitektur jajaran Athlon, terutama ketika bertransisi dari kemasan keramik ke PCB organik pada inti Palomino (prosesor Athlon XP):

  • Celah Laser Lebih Dalam: Pemotongan laser pada PCB baru menciptakan celah yang lebih dalam pada jembatan L1, sehingga bubuk grafit dari pensil tidak lagi mampu menyambungkan sirkuit secara stabil.
  • Beralih ke Tinta Konduktif: Untuk membuka kunci prosesor generasi yang lebih baru ini, komunitas overclocker harus beralih menggunakan tinta konduktif (conductive ink), cat perak (silver lacquer), atau kit unlocking khusus guna mengisi celah laser tersebut.

Meski teknologi fabrikasi dan penguncian prosesor modern kini jauh lebih kompleks, pencil trick tetap dikenang sebagai salah satu bentuk rekayasa DIY paling ikonik dalam sejarah perkembangan hardware PC, demikian dikutip detikINET dari Techspot, Jumat (9/10/2026).



(asj/fay)




Hide Ads