Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Viral Celana Dalam Merah Putih, Netizen RI Murka ke Warga Malaysia

Viral Celana Dalam Merah Putih, Netizen RI Murka ke Warga Malaysia


Adi Fida Rahman - detikInet

Postingan ejekan netizen Malaysia
Viral Celana Dalam Merah Putih, Netizen RI Murka ke Warga Malaysia Foto: Screenshot detikiNET
Jakarta -

Perseteruan warganet Indonesia dan Malaysia di media sosial seusai pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 semakin panas. Kali ini, sebuah unggahan bergambar celana dalam berwarna merah putih memicu kemarahan netizen Indonesia karena dianggap menghina benera negara Merah Putih.

Unggahan kontroversial tersebut muncul dari akun Threads @nurulsakila_hajan. Dalam tangkapan layar yang beredar, akun itu membagikan gambar celana dalam berwarna merah pada bagian atas dan putih di bagian bawah, menyerupai kombinasi warna bendera Indonesia.

Di bagian atas gambar tertulis "BENDA MUDAH", sementara bagian bawahnya bertuliskan "KOYAK". Celana dalam yang ditampilkan juga terlihat berlubang dan robek di beberapa bagian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Tak berhenti di situ, pemilik akun turut menuliskan kalimat bernada ejekan yang semakin memancing emosi. "Mari kita trendingkan INDONESIA KOYALK WKWKWKWKWKWKWKW," demikian bunyi unggahan tersebut.

Kata "koyak" dalam bahasa Melayu berarti robek atau sobek. Dalam konteks perseteruan di media sosial, istilah tersebut juga kerap digunakan untuk mengejek pihak yang dianggap mudah tersinggung.

Namun, penggunaan celana dalam dengan kombinasi warna merah putih membuat unggahan itu dipandang berbeda oleh sebagian warganet Indonesia. Mereka menilai ejekan tersebut bukan lagi sekadar saling sindir antarsuporter sepakbola, melainkan sudah menyinggung simbol kebangsaan.

Unggahan itu kemudian menyebar ke berbagai platform media sosial, termasuk X dan TikTok, hingga mengundang reaksi keras dari netizen Tanah Air.

View on Threads

Netizen Indonesia Murka

Kontroversi semakin ramai setelah muncul klaim bahwa pemilik akun yang mengunggah gambar tersebut merupakan seorang guru taman kanak-kanak (TK) asal Malaysia.

Dugaan itu mengundang perhatian karena profesi pendidik dinilai memiliki tanggung jawab untuk memberikan contoh perilaku yang baik, termasuk ketika menggunakan media sosial.

Namun, identitas asli, kewarganegaraan, dan profesi pemilik akun tersebut belum dapat diverifikasi secara independen. Karena itu, klaim bahwa pengunggah merupakan guru TK belum bisa dipastikan kebenarannya.

Pun begitu media sosial sudah diramaikan reaksi murka warganet Tanah Air yang menyoroti postingan tersebut.

"Mau benci Indonesia? Bebas saja. Mau mengolok scr verbal? Semampu dan sekuatmu saja, bebas. Toh juga dg hinaanmu tidak menurunkan nilai kami juga. Tapi dg sengaja km mengedit bendera Indonesia? Ya lain cerita @nurulsakila_hajan," tulis lunatrix.divine.

"Jgn pernah sekali2 menghina lambang negara kami. Kemerdekaan indonesia diperoleh dgn pengorbanan nyawa, limbahan darah dan air mata, bukan dr pemberian. Berani menghina lambang negara berarti melecehkan pengorbanan pahlawan dan rakyat indonesia dalam meraih kemerdekaan. Buat kang gagak, gaskan terus jgn kasih kendor," ucap @inamura.679.

"Kalo udah gini, nanti urusannya antar negara loh, karena ini menyangkut lambang negara kami....bukan lg personal antar netizen aja. Tiati makcik," ucap @wcahya0.

"Ngaku sdm tinggi tapi tingkah laku nya diinternet macam sdm rendah serendahnya," singgung @NSonkhap.

Pantauan detikINET akun @nurulsakila_hajan sudah tidak ditemukan i Threads. Ada akun @nurulsakilaabhajan mengaku bahwa @nurulsakila_hajan. Dia pun memberikan sejumlah klarifikasi bahwa akunnya telah diretas.

"Sebagai informasi, akun saya telah diretas oleh pihak yang tidak bertanggung jawab dan saya sekarang kehilangan akses ke akun tersebut. Saya tidak dapat lagi mengakses atau mengontrol akun tersebut. Setiap unggahan, komentar, pesan, atau aktivitas yang dilakukan melalui akun tersebut bukan dari saya dan terjadi di luar sepengetahuan saya," tulisnya.

View on Threads

Sejumlah warganet mengomentari postingan tersebut. Mereka menuding @nurulsakilaabhajan coba lepas tanggung jawab.

"kau sudah ganti berkali-kali kali nama pengguna kau mau kelak apalagi bilang kena hack lah apalah dasar wanita penghibur," ujar @nantrf sembari melampirkan bukti screenshot.

"Iya gue cek kyknya uda berkali kali ganti user name wkwkwkw kenak mental kali ya enak taq komen," timpal lainnya.

Saling sindir antarsuporter memang bukan hal baru. Namun, ketika unggahan dianggap menyentuh simbol negara, reaksi publik bisa jauh lebih sensitif.



(afr/afr)






Hide Ads