Seruan boikot Bali yang ramai diperbincangkan di media sosial mendapat tanggapan dari anggota DPD RI asal Bali, Arya Wedakarna (AWK). Alih-alih meminta wisatawan tetap datang, AWK justru mempersilakan siapa saja yang tidak ingin berlibur ke Pulau Dewata.
Pernyataan tersebut beredar luas dan menjadi sorotan, terutama ketika AWK menyebut Bali sedang melakukan pembenahan sekaligus menyeleksi wisatawan yang berkualitas. Sikapnya pun menambah panjang perdebatan mengenai pariwisata Bali di media sosial.
"Kalau misalkan ada yang bilang boikot Bali, boikot Bali, saya melihat dari point of view-nya yang pertama, kalau ada boikot Bali ya tentu akan menguntungkan bagi daerah lain. Jadi ya silakan," ujar AWK dalam pernyataannya.
Ia kemudian menyinggung kondisi Bali yang menurutnya masih menghadapi sejumlah persoalan dan membutuhkan pembenahan.
"Kebetulan juga Bali lagi mau bersih-bersih, kebetulan Bali juga masih banyak masalah," lanjutnya.
Salah satu bagian pernyataan AWK yang menjadi perhatian adalah pandangannya mengenai wisatawan berkualitas. Menurutnya, Bali membutuhkan wisatawan dengan kemampuan belanja tinggi sehingga memberikan dampak ekonomi lebih besar.
"Jadi sebenarnya kita sekarang sedang menyeleksi turis yang berkualitas, turis yang spending-nya banyak, turis yang memiliki modal banyak. Kita juga butuh turis yang dolarnya banyak," katanya.
AWK bahkan menyatakan lebih memilih jumlah wisatawan yang tidak terlalu banyak, asalkan memiliki daya beli tinggi.
"Karena kita lebih baik terima turis yang nggak banyak tapi berkualitas," tegasnya.
Meski demikian, AWK meminta masyarakat Bali tidak terpancing oleh seruan boikot yang beredar di media sosial.
"Yang penting masyarakat, netizen tidak usah terpancing, jalankan saja. Kalau mau datang ke Bali, ayo dong hargai pulau kami. Kalau misalkan nggak mau ke Bali juga nggak apa-apa," ujarnya.
AWK juga menilai Bali masih memiliki pasar wisatawan mancanegara yang dapat menopang sektor pariwisata daerah tersebut.
Dihina begini, bagaimana kalian masih ingin ke Bali?😁 Senator Bali: kalau ada yang ingin boikot Bali silahkan, kebetulan Bali juga ingin bersih-bersih. Sekarang Bali sedang seleksi turis yang berkualitas. Kalau tidak ada wisatawan lokal, Bali masih bisa ke turis mancanegara. https://t.co/2qQEPtUl5U
— Sadewa (@_Sadewa__) October 7, 2026