×
Ad

Malaysia Gagal ke Final, Postingan Rasis ke Indonesia Bikin Miris

Adi Fida Rahman - detikInet
Senin, 05 Okt 2026 09:16 WIB
Malaysia Gagal ke Final, Postingan Rasis ke Indonesia Bikin Miris. Foto: ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga
Jakarta -

Rivalitas Indonesia dan Malaysia di media sosial setelah Timnas Indonesia memastikan tiket ke final FIFA ASEAN Cup 2026 sepertinya belum berkesudahan. Sayangnya, adu komentar yang awalnya berkaitan dengan sepakbola mulai melebar ke isu ras, sejarah, hingga keberadaan Indonesia sebagai sebuah negara.

Sejumlah unggahan bernada provokatif dari warganet Malaysia beredar dan kemudian dikumpulkan ulang oleh akun X @SatirNesia. Salah satu yang ramai disorot menampilkan peta Asia Tenggara dengan wilayah Indonesia dihilangkan.

"Hidup berdampingan dengan negara-negara lain tanpa perlu sibuk bergaduh atau cari pasal," tulis akun tersebut sembari menyertakan bendera Malaysia.

Unggahan itu sontak memancing respons warganet Indonesia. Ada yang membalasnya dengan mengingatkan posisi geografis Indonesia, khususnya Pulau Sumatera, ketika tsunami Samudra Hindia menerjang pada 2004.

"Pulau yang engkau hapus tu sudah menjadi buffer zone raksasa yang menahan, meredam, dan membelokkan sebagian besar energi gelombang tsunami," tulis salah seorang warganet.

Perlu dicatat, klaim bahwa Sumatera secara langsung "menahan sebagian besar" energi tsunami 2004 merupakan penyederhanaan dan tidak disertai sumber ilmiah dalam unggahan tersebut.

Candaan Frans Kaisiepo Ikut Disorot

Unggahan lain yang memancing reaksi memperlihatkan uang pecahan Rp10.000 bergambar pahlawan nasional Frans Kaisiepo. Penampilan Kaisiepo dalam uang tersebut dibandingkan dengan karakter Thanos dari Marvel.

"Dah la Malaysia jom kita balik. Diorang ada Thanos do," tulis akun tersebut.
Balasan dari warganet Indonesia kemudian menjelaskan siapa sosok yang berada di uang Rp10.000 itu.

"Ya betul, itu Thanos kami. Nama dia Frans Kaisiepo, pahlawan nasional dari Papua," tulis seorang pengguna Threads.

Frans Kaisiepo memang merupakan pahlawan nasional asal Papua dan dikenal sebagai salah satu tokoh penting dalam sejarah integrasi Papua ke Indonesia. Namanya juga diabadikan sebagai nama Bandar Udara Internasional Frans Kaisiepo di Biak.



Simak Video "Video: Target Tinggi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup"


(afr/afr)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork