Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Oripa Mulai Dilirik Kolektor Tanah Air, Transparansi Jadi Kunci

Oripa Mulai Dilirik Kolektor Tanah Air, Transparansi Jadi Kunci


Nada Herwando Kartika - detikInet

Master Ball League di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2, Kabupaten Tangerang, Sabtu (27/6/2026), tidak hanya menghadirkan pertandingan Pokmon Trading Card Game (TCG), tetapi juga berbagai aktivitas hiburan bagi pengunjung.
Foto: Rifkianto Nugroho/detikFoto
Jakarta -

Tren pengumpulan kartu koleksi atau Trading Card Game (TCG) seperti PokΓ©mon di Indonesia kini makin diramaikan oleh kehadiran oripa atau oripa online. Format paket kartu rakitan ini semakin dilirik para kolektor karena menawarkan peluang memboyong kartu langka dengan harga per pack yang lebih terjangkau.

Di balik daya pikat tersebut, transparansi dan kejujuran perakit paket menjadi kunci utama keberlanjutan tren ini di pasar lokal.

Berawal dari Toko Kartu Jepang

Istilah oripa berasal dari bahasa Jepang, singkatan dari original pack. Toko kartu di Jepang biasa meraciknya dari stok kartu tunggal, yakni beberapa kartu incaran bernilai tinggi dicampur dengan kartu biasa, lalu dijual dalam kemasan tertutup.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Format ini kemudian meluas ke ranah digital (oripa online) dan memicu banyak ulasan dari kolektor. Keraguan mengenai peluang mendapatkan kartu bernilai tinggi kerap muncul, bahkan di pasar oripa Jepang yang sudah mapan.

Di Indonesia, Akrab Disebut Mystery Pack

Di pasar lokal Indonesia, oripa umumnya dijual sebagai mystery pack di berbagai marketplace dengan harga Rp45.000 per satu pack yang berisi 10 kartu acak. Penjual biasanya menyertakan label 'garansi hit' dengan minimal satu kartu berkelangkaan RR, sementara kartu teratasnya setingkat SR hingga SAR.

ADVERTISEMENT

Meski terang soal batas bawah kartu yang didapat, format ini umumnya diam soal peluang rasio kartu langka secara keseluruhan. Komposisi total dalam seluruh stok paket rakitan ini murni hanya diketahui oleh sang perakit.

Kartu Bersertifikat Jadi Pegangan

Di tengah keraguan mengenai isi paket, kartu yang telah dinilai oleh lembaga grading independen biasa, seperti PSA, BGS, atau CGC sering dijadikan pegangan utama oleh kolektor. Kartu tersebut disegel dalam wadah khusus (slab) yang memuat informasi lengkap serta nomor sertifikat resmi yang tercatat di basis data.

Nomor sertifikat ini menjadi bukti kartu tersebut asli dan ada. Meski deimikian, nilai pasarnya tetap berfluktuasi tergantung permintaan pasar dan reputasi lembaga grading yang mengeluarkannya.

Sensasi Membuka Pack Tetap Dicari

Peralihan ke format serba daring juga mengubah kebiasaan kolektor. Ritual menyobek kemasan fisik dan mengintip kartu satu per satu merupakan bagian dari kenikmatan hobi ini.

Untuk menjaga pengalaman tersebut, sejumlah platform menghadirkan animasi pembukaan pack serta layanan pengiriman fisik. Bagi sebagian besar kolektor, kartu yang tidak bisa dipegang secara nyata terasa kurang berkesan.

Jawaban dari Pemain Lokal

Salah satu platform oripa online lokal Oripa Vault mencoba menghadirkan solusi dengan menyimpan kartu ber-slab PSA di penyimpanan (vault) terlebih dahulu sebelum pack dijual.

Setelah melakukan pull, pengguna bebas memilih untuk menyimpan kartu di platform, meminta pengiriman fisik ke rumah, atau menjualnya kembali ke sesama kolektor melalui fitur jual-beli di website oripavault.com.

Kolektor Tetap Perlu Cermat

Para kolektor diimbau untuk memperlakukan oripa sebagai sarana hiburan dan hobi, bukan sebagai instrumen investasi jangka panjang. Hasil setiap pack bersifat acak dan nilainya dapat berfluktuasi sewaktu-waktu.

Sebelum bertransaksi, kolektor disarankan cermat memeriksa tiga hal, yakni transparansi daftar isi pack, keterbukaan informasi peluang, serta identitas pengelola layanannya.



(anl/ega)




Hide Ads