Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Ubed Tidur Sambil Pegang Medali Emas, Ingatkan pada Lionel Messi

Ubed Tidur Sambil Pegang Medali Emas, Ingatkan pada Lionel Messi


Adi Fida Rahman - detikInet

Ubed Tidur Sambil Peluk Medali Emas, Ingatkan pada Lionel Messi
Ubed Tidur Sambil Pegang Medali Emas, Ingatkan pada Lionel Messi Foto: X.com
Jakarta -

Euforia Moh Zaki Ubaidillah atau kerap disapa Ubed rupanya belum berakhir setelah meninggalkan lapangan. Pebulu tangkis berusia 19 tahun itu mengunggah foto unik melalui akun medsos pribadinya usai membawa Indonesia meraih emas.

Dalam foto tersebut, Ubed terlihat tertidur di atas tempat tidur sembari memegang medali emas Asian Games 2026 yang baru saja diraihnya.

Pose itu mengingatkan pada foto ikonik Lionel Messi setelah membawa Argentina menjuarai Piala Dunia 2022. Kala itu, Messi mengunggah foto dirinya tidur di tempat tidur ditemani trofi Piala Dunia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Unggahan Ubed pun menjadi pelengkap malam istimewanya. Sebelumnya, ia menjadi pemain terakhir yang turun ketika Indonesia dan China bermain imbang 2-2 pada final beregu putra badminton Asian Games 2026.

Ubed berhasil mengalahkan Weng Hong Yang dua gim langsung 23-21, 21-13. Kemenangan tersebut menyempurnakan comeback Indonesia setelah sebelumnya tertinggal 0-2 dari China.

Hasil itu tidak hanya menghasilkan emas pertama Indonesia di Asian Games 2026. Ubed dan kawan-kawan juga mengakhiri penantian 28 tahun Indonesia untuk kembali menjadi juara beregu putra Asian Games.

Tak heran nama Ubed kemudian ramai diperbincangkan di media sosial. Terlebih, pemain yang menjalani debut Asian Games tersebut mampu mengatasi tekanan besar sebagai penentu kemenangan Merah Putih.

Berikut rangkumannya:

"Mekarlah dengan sempurna, Alwi dan UbedπŸ₯ΉπŸ©Ά Tidak mudah bermain dalam kondisi ketinggalan 0-2 tapi mentalnya tetap tangguh, setelah kekalahan menyakitkan di TC. Tidak mudah mengatasi tekanan di partai penentu dan ini pengalaman pertama di usia 19 tahun," ujar @slayyiii.

"Ubed luar biasa! πŸ”₯," sanjung @Han623477962901.

"Makasih Ubed si penyelamat tim dari kekalahan," kata @asnianoy.

"Ubed, terima kasih sudah berjuang maksimal dan jadi penentu kemenangan. Keren bangetttt!!! Semoga karirnya makin gacorπŸ”₯," doa @matchabookoe.

"Congratulations! On your first AG gold medal, keep improving Ubed," ujar @komIngdu.

Ubed Jadi Penentu Emas Indonesia

Indonesia sebenarnya berada dalam situasi sulit pada final yang digelar di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Aichi, Jepang, Kamis (24/9/2026). Merah Putih sempat tertinggal 0-2 dari China.

Jonatan Christie kalah dari Shi Yu Qi dengan skor 13-21, 18-21. Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri kemudian harus mengakui keunggulan Liang Wei Keng/Wang Chang lewat pertarungan tiga gim 20-22, 21-19, 14-21.

Harapan Indonesia muncul lewat Alwi Farhan. Menghadapi Li Shi Feng, Alwi menang 23-21, 15-21, 21-16 dan memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.

Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin kemudian membuat kedudukan imbang 2-2. Mereka menaklukkan He Ji Ting/Liu Yi dua gim langsung 23-21, 21-10.

Asian Games - Aichi-Nagoya 2026 - Badminton - Men's Team Final - Gold Medal - Indonesia v China - Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Ichinomiya, Japan - September 24, 2026 Indonesia's Moh Zaki Ubaidillah celebrates with teammates after winning his match against China's Hongyang Weng to win gold in the Badminton Men's Team Final REUTERS/Eloisa LopezTim Beregu Putra Badminton raih kemenangan di Asian Games 2026 Foto: Eloisa Lopez/REUTERS

Nasib Indonesia akhirnya berada di tangan Ubed yang turun pada partai kelima menghadapi Weng Hong Yang. Tekanan yang dihadapi Ubed tidak main-main.

Pada gim pertama, pemain muda Indonesia tersebut bahkan sempat berada di ambang kekalahan ketika Weng mencapai game point lebih dulu. Namun Ubed mampu membalikkan keadaan dan merebut gim pertama dengan skor dramatis 23-21.

Momentum tersebut berlanjut pada gim kedua. Ubed tampil semakin percaya diri dan menutup pertandingan dengan kemenangan 21-13.

Kemenangan itu memastikan Indonesia melakukan comeback dari tertinggal 0-2 menjadi menang 3-2 atas China.

Sejumlah pebulu tangkis putra Indonesia mendukung rekannya, Moh. Zaki Ubaidillah saat bertanding melawan pebulu tangkis tunggal putra China Weng Hongyang pada final beregu Asian Games Aichi Nagoya 2026 di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Nagoya, Aichi, Jepang, Kamis (24/9/2026). Ubaidillah menang 2 gim langsung dengan skor 23-21, 21-13 sekaligus memastikan Indonesia meraih medali emas setelah unggul 3-2 dari keseluruhan lima pertandingan. ANTARA FOTO/FauzanSejumlah pebulu tangkis putra Indonesia mendukung rekannya, Moh. Zaki Ubaidillah saat bertanding melawan pebulu tangkis tunggal putra China Weng Hongyang pada final beregu Asian Games Aichi Nagoya 2026 di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Nagoya, Aichi, Jepang, Kamis (24/9/2026). Ubaidillah menang 2 gim langsung dengan skor 23-21, 21-13 sekaligus memastikan Indonesia meraih medali emas setelah unggul 3-2 dari keseluruhan lima pertandingan. ANTARA FOTO/Fauzan Foto: ANTARA FOTO/fauzan

Hasil tersebut sekaligus mempersembahkan medali emas pertama Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Indonesia juga mengakhiri penantian panjang selama 28 tahun untuk kembali merebut emas nomor beregu putra Asian Games. Terakhir kali Merah Putih menjuarai nomor ini adalah pada Asian Games Bangkok 1998.

Ubed mengaku sempat gugup pada awal pertandingan. Ia bahkan nyaris kehilangan gim pertama ketika Weng mencapai game point 20-16. Namun, Ubed mampu merebut tujuh dari delapan poin berikutnya untuk menang 23-21 sebelum tampil lebih dominan pada gim kedua.

"Pastinya senang banget, apalagi ini pertama kali saya debut di Asian Games. Terus ada dua kali penentu juga, jadi penentu," kata Ubed seusai pertandingan dikutip dari detikSport.





(afr/afr)






Hide Ads