Perkembangan digital yang serba cepat menghadirkan tekanan dan tantangan tersendiri bagi Generasi Z. Penguasaan teknologi kini bukan sekadar gaya hidup, tetapi menjadi kebutuhan untuk beradaptasi dan bersaing di dunia akademik maupun profesional.
Berdasarkan riset Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) 2025, pesatnya perkembangan teknologi dan dinamisnya dunia kerja memicu tingginya ekspektasi terhadap pelajar untuk semakin adaptif serta menguasai beragam keterampilan. Di tengah kondisi ini, pemanfaatan sarana digital secara bijak dan terukur menjadi kunci penting dalam mendongkrak performa akademik maupun efisiensi harian mereka.
Merespons fenomena ini, Gojek meluncurkan inisiatif ChamPOINTship. Program ini bertujuan untuk mendampingi serta mendukung produktivitas anak muda, khususnya mereka yang masih menduduki bangku sekolah dan perkuliahan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Head of Transport Marketing Gojek, Mario Alvin menekankan komitmen Gojek dalam memperluas akses dan manfaat teknologi bagi generasi muda.
"Melalui Gojek ChamPOINTship, kami mendukung anak muda jadi juara lewat rangkaian aktivitas edukatif untuk mendorong kecakapan mereka dalam memanfaatkan teknologi untuk produktivitas. Kami juga senantiasa memperkuat fitur dan layanan di aplikasi Gojek untuk dapat dimanfaatkan anak muda untuk menunjang aktivitas produktif mereka," papar Mario dalam keterangannya, Senin (14/9/2026).
Hal ini disampaikannya saat peluncuran inisiatif ChamPOINTship, Senin (10/9/2026).
4 Inisiatif Program ChamPOINTship
Gojek Dorong Produktivitas Pelajar Lewat Program ChamPOINTship Foto: Gojek |
Program ChamPOINTship menghadirkan empat inisiatif utama yang dirancang untuk mendukung kebutuhan akademik pelajar di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat.
1. Modul Edukasi Gratis
Gojek menghadirkan modul praktis untuk membekali pelajar dengan berbagai keterampilan esensial, mulai dari pemanfaatan teknologi untuk mengembangkan potensi diri, kemampuan memecahkan masalah secara terstruktur, hingga cara mengelola keuangan dengan efisien. Materi dapat diakses secara gratis melalui halaman ChamPOINTship di aplikasi Gojek dan blog Gojek.
2. Kuliah Umum dan Gelar Wicara
Gojek juga menghadirkan sesi edukasi dengan menggandeng sejumlah universitas di berbagai kota di Indonesia, salah satunya Universitas Indonesia. Sesi ini memberikan kesempatan bagi pelajar dan mahasiswa untuk mendapatkan perspektif langsung dari profesional industri, pelaku industri kreatif, hingga akademisi tentang pemanfaatan teknologi untuk mendukung produktivitas.
3. Kompetisi Inovasi
Kompetisi mini case ini diselenggarakan bersama organisasi mahasiswa AIESEC Universitas Indonesia dan diikuti ratusan mahasiswa. Peserta ditantang mengasah kemampuan berpikir kritis serta menyelesaikan tantangan riil dengan menggabungkan pendekatan bisnis, pemanfaatan teknologi, dan kreativitas.
4. Dukungan Teknologi dari Layanan Gojek
Ragam layanan Gojek turut mendukung produktivitas harian pelajar dan mahasiswa. Mulai dari GoRide MURAAAH dan GoTransit untuk perjalanan yang lebih terjangkau. Kemudian, GoFood dengan ongkir MURAAAH untuk kebutuhan makanan, hingga fitur Akun Keluarga yang memungkinkan perjalanan lebih aman dan dapat dipantau orang tua.
Apresiasi Gojek bagi Pelajar & Mahasiswa
Gojek Dorong Produktivitas Pelajar Lewat Program ChamPOINTship Foto: Gojek |
Gojek turut menyiapkan bentuk apresiasi nyata bagi para pelajar SMA/sederajat dan mahasiswa yang aktif memanfaatkan ekosistem digital mereka. Melalui program ChamPOINTship yang bergulir sejak Agustus hingga November 2026, setiap penggunaan layanan GoRide untuk perjalanan dari dan ke sekolah maupun kampus, serta pemesanan makanan via GoFood, akan otomatis dihitung sebagai poin reward.
Poin-poin produktif yang terkumpul tersebut nantinya diadu setiap bulan. Sebanyak dua belas (12) pemenang bulanan berkesempatan memboyong hadiah berupa laptop, sementara satu pemenang utama di akhir periode berhak mengantongi dana pendidikan senilai total Rp 20.000.000.

