Kontroversi wasit kembali menjadi perbincangan panas di Piala Dunia 2026. Kali ini, striker Amerika Serikat Folarin Balogun mendapat kartu merah saat menghadapi Bosnia-Herzegovina pada babak 32 besar. Keputusan tersebut langsung memicu perdebatan besar di media sosial.
Balogun sebenarnya tampil impresif pada pertandingan yang berlangsung di San Francisco Bay Area Stadium. Penyerang andalan Amerika Serikat itu sukses membawa timnya unggul sebelum akhirnya harus meninggalkan lapangan akibat kartu merah yang diberikan wasit setelah tinjauan VAR.
Insiden terjadi pada babak kedua ketika Balogun terlibat duel dengan bek Bosnia, Tarik Muharemovic. Wasit awalnya tidak memberikan hukuman berat, namun setelah meninjau tayangan ulang melalui VAR, keputusan berubah menjadi kartu merah langsung.
Keputusan tersebut langsung memancing reaksi keras dari pendukung Amerika Serikat. Banyak yang menilai pelanggaran Balogun tidak pantas diganjar kartu merah karena dinilai sebagai benturan yang terjadi dalam perebutan bola.
Kartu merah tersebut menjadi pukulan bagi tim asuhan Mauricio Pochettino. Balogun merupakan salah satu pemain terbaik Amerika Serikat sepanjang turnamen ini.
Sebelum laga melawan Bosnia, penyerang berusia 25 tahun itu tampil tajam dan menjadi salah satu tumpuan lini depan Amerika Serikat. Bahkan ia sempat mencatat sejarah sebagai pemain Amerika pertama sejak 1930 yang mencetak lebih dari satu gol dalam satu pertandingan Piala Dunia.
Meski bermain dengan 10 orang, Amerika Serikat tetap mampu mengamankan kemenangan 2-0 atas Bosnia-Herzegovina dan memastikan tiket ke babak 16 besar. Gol kedua dicetak Malik Tillman melalui tendangan bebas pada akhir pertandingan.
Simak Video "Video Messi Tak Ingin Jadi Beban di Piala Dunia 2026"
(afr/afr)