Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Beiranvand Disanjung, Jadi Tembok Iran Gagalkan 7 Peluang Emas Belgia

Beiranvand Disanjung, Jadi Tembok Iran Gagalkan 7 Peluang Emas Belgia


Adi Fida Rahman - detikInet

INGLEWOOD, CALIFORNIA - JUNE 21: Alireza Beiranvand #1 of IR Iran poses with the Superior Player of the Match Trophy during the FIFA World Cup 2026 Group G match between Belgium and IR Iran at Los Angeles Stadium on June 21, 2026 in Inglewood, California. (Photo by Matt McNulty - FIFA/FIFA via Getty Images)
Beiranvand Disanjung, Jadi Tembok Iran Gagalkan 7 Peluang Emas Belgia Foto: FIFA via Getty Images/Matt McNulty - FIFA
Jakarta -

Alireza Beiranvand menjadi sosok yang paling banyak dibicarakan usai laga Belgia kontra Iran di Grup G Piala Dunia 2026. Kiper berusia 33 tahun itu tampil luar biasa dan sukses menggagalkan berbagai peluang emas Belgia hingga pertandingan berakhir imbang tanpa gol.

Bermain di SoFi Stadium, Los Angeles, Senin (22/6/2026) dini hari WIB, Iran menghadapi tekanan bertubi-tubi dari Belgia yang diperkuat Kevin De Bruyne dan Romelu Lukaku. Namun, Beiranvand berdiri kokoh di bawah mistar dan menjadi alasan utama Tim Melli mampu membawa pulang satu poin berharga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Menurut catatan pertandingan, Beiranvand melakukan tujuh penyelamatan penting sepanjang laga. Beberapa di antaranya tergolong spektakuler, termasuk penyelamatan luar biasa terhadap peluang Maxim De Cuyper dari jarak dekat yang membuat publik terpukau.

Belgia mendominasi penguasaan bola dan terus menekan sepanjang pertandingan. Namun setiap peluang yang mengarah ke gawang Iran seolah mentok di tangan Beiranvand.

Laga semakin menarik setelah Belgia harus bermain dengan 10 orang pada menit ke-66 akibat kartu merah yang diterima Nathan Ngoy. Meski unggul jumlah pemain, Iran tetap lebih banyak bertahan dan mengandalkan solidnya lini belakang yang dipimpin Beiranvand.

Aksi sang kiper langsung viral di media sosial. Banyak penggemar menyebutnya sebagai "Tembok Iran" karena berkali-kali menggagalkan peluang Belgia yang terlihat hampir pasti berbuah gol.

Bahkan sejumlah media internasional menempatkan penampilannya sebagai salah satu aksi penjaga gawang terbaik sejauh ini di Piala Dunia 2026. Tak heran jika Beiranvand diganjar FIFA Man of the Match Award saat laga Iran lawan Belgia.

Berikut reaksi warganet atas aksi heroik Beiranvand:

"Alireza Beiranvand tak diragukan lagi adalah Pemain Terbaik Pertandingan! 7 penyelamatan luar biasa, termasuk penyelamatan refleks kelas dunia untuk menggagalkan peluang De Cuyper. Belgia menguasai 71% penguasaan bola tetapi sama sekali tidak memiliki ketepatan teknis untuk menembus pertahanan terstruktur Iran. Penampilan yang elit!," tulis @EKOautomobile.

"Rating 10 gak tuh! 🀯 Tembok Berlin versi Asia Barat ini mah. Mesir ketar-ketir melihat ini," ujar @maliiih28.

"Save satu tangan, jarak 5 meter dan posisi baring, moment terbaik di pertandingan ini," puji @ALENASPORST.

"Alireza Beiranvand benar-benar berubah jadi tembok hidup. 🧱🧀 Belgia dibuat frustrasi sepanjang laga, 7 penyelamatan dan clean sheet bukan statistik yang main-main.," tulis @wahyuwhdn.

"Beiranvand emang beda! 7 saves dan cleansheet vs Belgia? Rating sempurna buat keeper berpengalaman πŸ‘ Iran main solid bgt, 2 poin dari 2 laga itu keren," ujar @RocioX5454.



(afr/afr)








Hide Ads
LIVE