Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Bantah Kabar Pensiun, Tim Cook: Saya Tidak Bisa Bayangkan Hidup Tanpa Apple

Bantah Kabar Pensiun, Tim Cook: Saya Tidak Bisa Bayangkan Hidup Tanpa Apple


Virgina Maulita Putri - detikInet

Perusahaan teknologi lain sudah memberhentikan ribuan karyawan atau PHK. Namun, Apple justru belum melakukan PHK besar-besaran.
Foto: Karl Mondon/Digital First Media/The Mercury News via Getty Images
Jakarta -

Kabar soal rencana Tim Cook pensiun dari jabatannya sebagai CEO Apple sudah beredar sejak setahun belakangan. Menyambut ulang tahun Apple ke-50, Cook dengan tegas membantah kabar tersebut.

Dalam wawancara dengan program televisi 'Good Morning America', Cook membantah spekulasi yang berkembang tentang masa depannya di Apple, dan mengatakan isu pensiun hanya rumor belaka.

"Tidak, saya tidak mengatakan itu. Saya belum pernah mengatakan itu. Saya sangat mencintai pekerjaan saya. 28 tahun yang lalu, saya bergabung dengan Apple, dan saya mencintai hari-hari saya sejak saat itu," kata Cook, seperti dikutip dari CNBC, Kamis (19/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami mengalami pasang surut, tapi orang-orang yang bekerja dengan saya sangat luar biasa. Mereka membantu saya memberikan yang terbaik, dan semoga saya bisa membantu mereka memberikan yang terbaik. Dan Michael, saya tidak bisa membayangkan hidup tanpa Apple," sambungnya.

Bantahan dari Cook muncul setelah Apple ditinggal sejumlah eksekutif pentingnya. Pada Desember 2025, Apple kehilangan bos AI John Giannandrea, pengacara terbaiknya, dan eksekutif dari divisi desain dalam sepekan.

ADVERTISEMENT

Johny Srouji, Senior Vice President Hardware Technology di Apple yang bertanggung jawab untuk pengembangan chip, juga memberi sinyal bahwa ia mungkin akan meninggalkan Apple.

Kepergian sejumlah eksekutif ini menimbulkan pertanyaan tentang apakah gaya kepemimpinan Cook cocok untuk era kecerdasan buatan. Apple gagal menepati janjinya untuk merilis Siri versi baru tahun lalu, dan sejak saat itu mengumumkan kerjasama dengan Google Gemini untuk mengotaki fitur AI di iPhone.

Langkah ini dikritik oleh sejumlah analis karena dianggap akan membuat Apple semakin bergantung pada pesaing langsungnya. Seperti analis Walter Piecyk dari LightShed Partners yang memperingatkan Apple berpotensi menyerahkan masa depan AI-nya ke Google.

"Pada dasarnya Anda menyerahkan AI kepada Google, sama seperti Anda menyerahkan penelusuran kepada Google," kata Piecyk kepada CNBC pada Desember 2025.

Piecyk menyebut tahun 2026 adalah waktu yang ideal bagi Cook untuk menyerahkan tongkat estafet ke penerusnya, saat saham Apple mendekati titik tertinggi dan siklus upgrade iPhone kembali menguat. Menurutnya, itu akan membantu Cook untuk pergi dengan kesan baik dan menyerahkan transisi AI kepada penerus yang sudah disiapkan.

Namun, Cook tidak menunjukkan adanya urgensi terkait transisi kepemimpinan. Ia menyebut teknologi AI sebagai sesuatu yang mendalam dan membela pendekatan Apple yang mengutamakan privasi.

"Kami melakukan sebanyak mungkin pemrosesan on-device. Dan data di perangkat sudah dienkripsi, yang artinya Apple tidak bisa mengaksesnya," ujar Cook.

"Dan ketika kami tidak bisa menjawab pertanyaan di perangkat Anda, kami mengirimnya ke sesuatu yang disebut Private Cloud Compute, yang pada dasarnya, adalah perangkat besar di langit yang memiliki keamanan dan arsitektur yang sama seperti ponsel Anda," imbuhnya.



(vmp/vmp)




Hide Ads