Ribuan 'Classmate' Siap Sambangi Sekolah di Indonesia
- detikInet
Jakarta -
Siswa-siswi sekolah di berbagai daerah tanah air kini bisa berharap untuk merasakan PC (personal computer) Classmate yang unik nan canggih ini. Pasalnya, Intel Corp. akan segera membawa perangkat ini masuk Indonesia.Classmate merupakan komputer yang ditujukan untuk program sosial kepada sekolah-sekolah yang dilakukan Intel Corp. melalui program 'World Ahead", dan tidak untuk dikomersilkan.Spesifikasi yang dimiliki komputer jinjing ini pun terbilang cukup lumayan dengan dilengkapi prosesor Intel Celeron M, layar 7 inci 800x480 LCD, memori 256 Megabyte (MB) dan kapasitas penyimpanan melalui NAND 1 Gigabyte (GB).John Davies, general manager program Intel World Ahead mengatakan, untuk Indonesia pihaknya akan mendonasikan sebanyak 4.000 PC. "Untuk komposisi terdiri dari Classmate dan komputer dekstop," ujarnya, saat konferensi pers yang berlangsung di Hotel Mulia, Jakarta.Lebih lanjut menurut John, untuk komposisi yang diberikan perusahaannya tergantung dari permintaan yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia, dalam hal ini adalah Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas). "Diharapkan para guru bisa menggunakan komputer ini di kelas secara interaktif atau digunakan oleh masyarakat sekitar," imbuhnya.Maria Widyani, dari direktorat profesi pendidik Depdiknas mengatakan, untuk jenis Classmate akan lebih ditujukan untuk anak-anak sekolah dasar, sedangkan komputer dekstop untuk siswa yang sekolah di tingkat yang lebih atas. Mengenai pengalokasian, Maria juga menjamin Depdiknas akan mengupayakan penyebaran bantuan untuk sekolah di seluruh propinsi tanah air, jadi tidak terpusat di beberapa wilayah saja. "Untuk pemilihan sekolah yang dipilih kita bekerja sama dengan direktorat pembinaan sekolah Depdiknas, mereka yang nantinya akan menentukan," jelas Maria.Namun beberapa hal yang bisa dijadikan pertimbangan menurut Maria, sekolah tersebut harus mempunyai tempat penyimpanan untuk menampung komputer tersebut. Serta diusahakan untuk diberikan kepada sekolah yang memang membutuhkan, yakni yang belum memiliki komputer. "Jadi jangan diberikan kepada yang sudah punya," tukasnyaSelain satu sekolah akan mendapat jatah 20 komputer, Intel juga memberikan pelatihan kepada guru-guru di sekolah tersebut. Sehingga diharapkan, para guru dapat mentransfer ilmu yang mereka miliki kepada muridnya.Budi Wahyu Jati, country manager Intel Indonesia menuturkan, sebelum sekolah mendapatkan komputer tersebut idealnya para guru harus dibekali kemampuan melalui pelatihan. Direncanakan tahap pertama akan berjalan bulan Mei sampai Juli 2007. "Jadi sekolahnya dapat PC, gurunya dapat training," tandasnya.
(ash/ash)