Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Gadget Yunani Bikin Turis Tak Keblinger

Gadget Yunani Bikin Turis Tak Keblinger


- detikInet

Yunani - Yunani memang memiliki banyak obyek wisata. Sisa-sisa peninggalan sejarah peradaban Yunani Kuno menjadi sasaran jutaan turis setiap tahunnya. Sebut saja Bizantium, Delphi, Rhodes, Olympia, Akropolis, dan banyak lagi. Tanpa pemandu wisata yang tepat, turis yang berkunjung bisa keblinger dan akhirnya hanya menjadikan lokasi-lokasi arkeologi itu sebagai latar belakang foto. Demi menolong para wisatawan yang bingung sewaktu berjalan di antara situs arkeologi Yunani, Kementerian Kebudayaan Yunani akan meluncurkan gadget segenggaman tangan untuk para wisatawan yang akan menjadi pemandu wisata bagi mereka.Gadget berukuran tak lebih besar dari perangkat pemutar musik ini memiliki touch-screen dan berbobot hanya 270 gram. Selain itu semua keterangan mulai dari soal lokasi wisata hingga indikator posisi ditampilkan melalui video yang dilengkapi suara. Gadget ini menyediakan 4 bahasa yaitu Yunani, Inggris, Jerman dan Perancis.Rencananya, sebanyak 5.000 unit akan disebar di 15 titik situs di seluruh negara termasuk di Acropolis dan Museum Arkeologi Nasional di Athena, kemudian di museum Byzantine dan situs arkeologi Thessaloniki, Delphi, Rhodes, Olympia, Mycenae, Vergina, Epidaurus dan Knossos.Seperti dilansir Canada.com dan dikutip detikINET, Senin (12/3/2007), Menteri Kebudayaan Giorgos Voulgarakis mengatakan ini adalah upaya Yunani untuk menawarkan salah satu gadget pemandu wisata paling berteknologi di Eropa.Perangkat yang dikembangkan oleh Siemens dan Fujitsu ini menghabiskan biaya sekitar 9,5 juta euro atau sekitar Rp 117 milyar (1 EUR =Rp. 12.407 sumber :detik.com) dan akan mulai dikembangkan pertama kali di Thessaloniki dan Mycenae. Rencananya, menurut Voulgarakis, memang gadget ini akan disewakan, namun hingga kini belum ditentukan berapa harga sewanya.Selain itu, Yunani juga meluncurkan sistem ticketing otomatis untuk 18 besar situs pariwisata. Sistem ini diklaim mampu mengurangi waktu mengantri para wisatawan. Untuk diketahui saja, Yunani diperkirakan akan dikunjungi 15 juta orang tahun 2007. Jumlah ini termasuk sangat besar mengingat jumlah populasi warga negaranya hanya 11 juta orang. (lni/wsh)





Hide Ads