Inggris Tutup 551 Situs Pemerintah
- detikInet
Jakarta -
Dari 951 situs pemerintahan yang ada di Inggris, hanya 26 situs yang dinilai masih layak tayang, sedangkan sebanyak 551 situs akan segera ditutup dan sisanya tinggal menunggu keputusan.Penutupan ratusan situs pemerintah ini dilatarbelakangi keinginan untuk menyediakan akses informasi yang lebih praktis dan mudah bagi masyarakat. Disamping itu ratusan situs yang ada saat ini dianggap terlalu banyak, sehingga tidak efektif.Seperti dijelaskan Pat Mcfadden dari kantor kabinet Inggris yang dilansir Theregister dan dikutip detikINET, Senin (15/1/2007), pemerintah Inggris akan membuat situs super ('supersites') sehingga membuat masyarakat Inggris tertarik untuk mengunjunginya."Sebagian besar orang hanya ingin mendapatkan informasi (pemerintahan-red) yang mereka inginkan secepat mungkin, jadi bukan untuk menjelajahi ratusan situs yang ada," ujar Mcfadden.Untuk kedepannya, sistem informasi pemerintahan di Inggris hanya akan terbagi menjadi dua bagian utama yaitu, semua yang terkait dengan pemerintahan yang disebut Directgov dan untuk jalur bisnis.Saat ini baru sekitar 90 situs pemerintah yang ditutup, dan rencananya pada bulan Juni 2007 akan diikuti dengan punutupan ratusan situs yang lain.Dengan penutupan ratusan situs ini, pemerintah Inggris diperkirakan telah melakukan penghematan sebesar 174.000 poundsterling (1 pound = Rp 17.848, sumber: xe.com). Dana tersebut biasanya digunakan untuk perawatan situs.
(ash/ash)