Sebelum Elon Musk, Disney Pernah Ingin Beli Twitter Tapi Batal

ADVERTISEMENT

Sebelum Elon Musk, Disney Pernah Ingin Beli Twitter Tapi Batal

Virgina Maulita Putri - detikInet
Senin, 12 Sep 2022 16:52 WIB
Amsterdam, The Netherlands, 02/03/2020, Disney+ startscreen on  mobile phone. Disney+ online video, content streaming subscription service. Disney plus, Star wars, Marvel, Pixar, National Geographic.
Sebelum Elon Musk, Disney Juga Pernah Ingin Beli Twitter Tapi Batal Foto: Istock
Jakarta -

Elon Musk saat ini sedang berusaha membatalkan perjanjian untuk membeli Twitter senilai USD 44 miliar. Ternyata jauh sebelum Musk, Disney juga pernah berniat membeli Twitter tapi akhirnya batal.

Niatan Disney membeli Twitter diungkap oleh mantan CEO Disney Bob Iger. Iger sebenarnya pernah menceritakan keinginan Disney membeli Twitter dalam buku memoarnya yang terbit pada tahun 2019, tapi belum lama ini ia memberikan informasi baru yang lebih rinci.

Dalam bukunya, Iger mengatakan pada tahun 2016 Disney berencana membeli Twitter karena konglomerat media itu sedang mencari platform distribusi untuk streaming, dan Twitter dirasa sebagai platform yang cocok. Iger dan Disney kemudian mundur karena merasa imej Twitter tidak cocok dengan brand Disney yang positif dan ramah keluarga.

Nah, baru-baru ini Iger berbicara dengan jurnalis Kara Swisher di Code Conference. Dalam diskusi itu, Iger mengungkap alasan lain mengapa Disney batal membeli Twitter yaitu karena masalah bots.

"Menariknya, karena saya membaca berita akhir-akhir ini, kami benar-benar memperhatikan semua pengguna Twitter -- saya kira mereka disebut pengguna? -- dan kami saat itu memperkirakan dengan bantuan Twitter bahwa sebagian besar -- bukan mayoritas -- tidak nyata," kata Iger, seperti dikutip dari Gizmodo, Senin (12/9/2022).

"Saya tidak ingat jumlahnya, tapi kami mengurangi nilainya cukup besar. Tapi itu dimasukkan ke dalam ekonomi kita. Sebenarnya, kesepakatan yang kami miliki cukup murah," sambungnya.

Jika alasan Disney batal membeli Twitter karena masalah bot terdengar familiar, itu karena Elon Musk juga menggunakan alasan yang sama. Meski Twitter mengaku jumlah akun bot di platform-nya kurang dari 5%, Musk mengklaim jumlahnya lebih besar.

Komentar Iger tentu menjadi angin segar bagi tim Musk yang sedang berupaya untuk membatalkan akuisisi Twitter. CEO SpaceX dan Tesla yang aktif mencuit di Twitter itu langsung merespons cuitan tentang komentar Iger.


Meski sama-sama ingin membeli Twitter dan kemudian batal, ada perbedaan antara niatan Disney dan Musk. Disney dan Twitter tidak pernah menandatangani perjanjian akuisisi yang bersifat mengikat.

Berbeda dengan Musk yang sudah memiliki perjanjian akuisisi dengan Twitter dan mengumumkannya secara publik pada bulan April lalu. Kini Musk harus menghadapi gugatan Twitter, dan keduanya akan bertemu di pengadilan pada bulan Oktober mendatang.



Simak Video "Twitter Disebut-sebut Blokir Akun Milik Elon Musk, Ini Faktanya"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT