Kisah Voice of Baceprot Band Metal Wanita Garut Hadapi Cyber Bullying

ADVERTISEMENT

Kisah Voice of Baceprot Band Metal Wanita Garut Hadapi Cyber Bullying

Aisyah Kamaliah - detikInet
Senin, 07 Mar 2022 14:45 WIB
Voice of Baceprot, band metal yang berasal dari Garut, Jawa Barat menjadi sorotan publik Tanah Air. Pasalnya band yang digawangi oleh tiga wanita berhijab ini berhasil mewujudkan mimpi bisa tampil di luar negeri.
Curhat Voice of Baceprot Band Metal Wanita Garut: Haters Gonna Hate! (Foto: Dok. Instagram/voiceofbaceprot)
Jakarta -

Band metal umumnya digawangi oleh jajaran kaum pria, tapi bukan berarti wanita tidak bisa menekuni jalan ini, loh! Trio metal Voice of Baceprot (VoB) yang digaungi para wanita berhijab berbagi kisah mereka berjuang maju meski ada saja yang memberikan hate comment di media sosial.

Dalam acara 'Virtual Press Briefing #YukBukaSuara bersama Google', Senin (7/2/2022), Firdda Marsya Kurnia yang mengisi vokal dan gitar di VoB ini menuturkan kisah mereka berjuang. Media sosial terutama YouTube menjadi platform mereka untuk memperkenalkan diri kepada publik.

"Banyak yang bilang nggak cocok, mending fokus di rumah saja. Walaupun awalnya kita nggak serius, tapi seiring waktu, kita banyak menikmati dari musik," kata Marsya.

Marsya mengatakan sepertinya sudah suratan takdir untuk ia, Widi Rahmawati (basis) dan Euis Siti Aisyah (drummer) menjadi musisi di jalur metal. Sebabnya, tidak ada satu pun anggota keluarga mereka yang berkarier di bidang musik. Ia pun menambahkan, stereotip yang kerap muncul di metal sebenarnya adalah hal yang salah. Metal tidak membawa pengaruh buruk, yang disampaikan musiklah yang menentukan karya.

"Kami berniat memberikan hal-hal baik seperti kesetaraan gender, kami percaya musik itu ada bahasanya tersendiri," lanjutnya.

Masalah hate comment di media sosial, VoB mengungkap bahwa mereka sebenarnya tidak terlalu mengekspos kehidupan pribadi mereka di media sosial. Biasanya, mereka hanya mengunggah lirik, musik atau hal lainnya yang juga bisa mendorong promosi band mereka. Tapi, tetap ada saja yang usil dengan menulis ujaran kebencian.

"Kadang suka terlena lihat orang-orang (di medsos -- red), jadi sering bandingin deh sama orang lain dan itu bikin nggak pede. Makanya sebisa mungkin membagikan hal yang bisa diambil sisi positifnya saja," ucap Marsya.

"Soal hate comment, hate comment nggak bisa ditangkal, ya. Biarin aja sampe capek nanti juga hilang. Haters gonna hate," pungkasnya.

*Anda kini bisa cek harga dan perbandingan smartphone terbaru di detikINET. Silakan klik DI SINI.



Simak Video "Aksi Voice Of Baceprot di Prancis dan Hijab yang Curi Perhatian"
[Gambas:Video 20detik]
(ask/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT