Buntut Penipuan Rp 143 M 'Tinder Swindler', Simon Leviev Kena Banned

Buntut Penipuan Rp 143 M 'Tinder Swindler', Simon Leviev Kena Banned

Aisyah Kamaliah - detikInet
Jumat, 11 Feb 2022 16:15 WIB
Simon Leviev
Buntut Penipuan Rp 143 M 'Tinder Swindler', Simon Leviev Kena Banned. Foto: Instagram/@simon_leviev_official
Jakarta -

'Tinder Swindler' Simon Leviev sudah resmi kena banned di platform kencan online tersebut. Nama Simon Leviev makin populer setelah dokumenter Netflix tayang perdana pada 2 Februari 2022.

'Tinder Swindler' berhasil menarik perhatian banyak orang. Pemilik nama asli Shimon Hayut ini dikisahkan menipu banyak wanita hingga mencapai USD 10 juta atau sekitar Rp 143 miliar. Simon Leviev mengaku sebagai anak dari 'King of Diamond' yang akhirnya terbantah, hanya bualan.

Dalam dokumenter Netflix ini, Cecilie Fjellhøy, Pernilla Sjoholm, dan Ayleen Charlotte menjadi tiga orang yang berani menceritakan kisah mereka ditipu Simon Leviev. Mereka dibuat menjadi 'pacarnya' atau sebagai 'sahabat' sehingga makin percaya untuk menggelontorkan banyak uang guna meminjamkannya ke Simon Leviev.

Sang 'Tinder Swindler' sempat dipenjara sampai akhirnya bebas dalam hitungan bulan. Hayut mengungkapkan dia kembali ke Tinder, tetapi perusahaan tersebut membantah bahwa profil Hayut masih aktif dalam sebuah pernyataan pers.

"Kami melarang Simon Leviev dan semua aliasnya yang diketahui segera setelah kisah tindakannya dipublikasikan pada 2019," kata juru bicara Tinder, seperti dilansir NBC News.

"Menjelang rilis film dokumenter itu, kami melakukan penyelidikan internal tambahan dan dapat mengonfirmasi bahwa Simon Leviev tidak aktif di Tinder dengan nama aliasnya yang diketahui," lanjut Tinder sebagaimana mengutip Yahoo! News.

Hayut juga dilarang dari situs dan aplikasi kencan di bawah Match Group Inc., seperti Match.com, Plenty of Fish, dan OkCupid. Hayut dikabarkan memilih untuk menonaktifkan akun Instagram-nya setelah film dokumenter itu dirilis.

Sebagai informasi tambahan, Hayut tidak muncul dalam film Netflix tersebut, tetapi pesan suara yang dikatakan pembuat film yang dia kirimkan kepada mereka disertakan. Hayut pun sempat menuliskan pernyataan di Instagram.

"Saya akan membagikan cerita dari sisi saya dalam beberapa hari ke depan ketika saya telah memilah cara terbaik dan paling terhormat untuk menceritakannya, baik kepada pihak yang terlibat maupun saya sendiri. Sampai saat itu tiba, harap tetap berpikiran dan berhati terbuka," ungkap Hayut.



Simak Video "Fakta Simon Leviev, Penipu di Tinder yang Dijadikan Dokumenter Netflix"
[Gambas:Video 20detik]
(ask/ask)