Jurus Kominfo Genjot Digitalisasi Ekonomi Syariah di RI - Halaman 2

Jurus Kominfo Genjot Digitalisasi Ekonomi Syariah di RI

Angga Laraspati - detikInet
Jumat, 03 Des 2021 14:59 WIB
Pelaku Industri Kesehatan Digital Diminta Manfaatkan Momentum G20
Foto: Dok. Kominfo

Kementerian Kominfo juga mendorong upaya integrasi antara unsur sosial dan unsur komersial melalui sektor keuangan syariah. Menurut Johnny, integrasi unsur sosial dan komersial melalui pemanfaatan teknologi digital dalam ekosistem ekonomi syariah dapat menjadi salah satu sumber pertumbuhan sektor ekonomi digital.

"Pemerintah meningkatkan dana hibah perusahaan rintisan (startup) yang dapat mendorong terbukanya lapangan kerja baru bagi masyarakat, memperluas program dan instrumen pembayaran digital," jelasnya.

Sejalan dengan masterplan ekonomi syariah Indonesia yang telah diluncurkan oleh Komite Nasional Keuangan Syariah pada tahun 2019 yang lalu, penguatan sektor ekonomi digital menjadi salah satu strategi penting dan utama.

"Pengembangan ekonomi juga melibatkan Kementerian Koperasi dan UKM, Otoritas Jasa Keuangan dan sistem pembayaran yang ada di Bank Indonesia. Sebagai upaya untuk menjangkau para wirausahawan skala mikro, kecil dan menengah, yang menciptakan banyak sekali berjutaan lapangan pekerjaan bagi masyarakat kita," tutur Johnny.

Menurut Johnny, Kementerian Kominfo juga mendukung penguatan ekonomi digital melalui program yang menargetkan pembangunan UMKM dan Ultra Mikro, startup digital, sektor-sektor prioritas, pelaku-pelaku industri digital dan kerjasama di berbagai forum internasional.

"Beberapa diantaranya, program fasilitasi adopsi teknologi digital berjenjang bagi pelaku UMKM, Ultra Mikro (UMi) yang dimulai dari program UMKM/UMi digital onboarding di berbagai platform e-commerce. Kemudian, memfasilitasi agar UMKM dan Ultra mikro dapat terus melakukan active selling di platform tersebut, serta mendorong UMKM dan Ultra Mikro dapat naik kelas secara ukuran usaha maupun nilai valuasi penjualan (omset)," jelasnya.

(akd/fay)