Hujan Terus di Mandalika, Netizen Ributkan Pawangnya

Hujan Terus di Mandalika, Netizen Ributkan Pawangnya

tim detikcom - detikInet
Minggu, 21 Nov 2021 15:00 WIB
Jakarta -

Akhirnya, Race 1 WSBK Mandalika digelar di Sirkuit Mandalika, Minggu (21/11) setelah terjadi drama dua kali penundaan karena kondisi cuaca yang tidak menentu.

Pengunduran jadwal Race 1 WSBK Mandalika 2021 sempat disebut karena kegagalan pawang hujan di Sirkuit Mandalika. Isu ini ramai di media sosial dan menarik jadi bahan diskusi. Ada yang kontra, namun ada juga yang membela karena hujan adalah salah satu hal biasa yang menjadi alasan tertundanya sebuah balapan.

"Ini mandalika antara pawangnya kurang jago atau dukun nya terlalu hebat hujannya pas race doang," tulis @arifrahman0909.

"Race 2 di mandalika delay karna hujan. Biasa itu klw hujan lebat bgt. Yang norak kalian netizen indo kek gak pernah nnton balap delay aja, norak sumpah, bilang mandalika banjir, heyy ini sirkuit blm rampung sarana penunjangnya, klw lintasan 100% gak banjir," ucap @Syahidakbar_.

"Mandalika butuh pawang hujan jakcloth nih," sambung @_rivanol.

Sebelumnya, pihak Peneliti Madya Kelompok Pelaksana Fungsi Pengelolaan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Budi Harsoyo mengaku persiapan rekayasa cuaca di arena balap motor Internasional World Superbike (WSBK) di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, NTB, sangatlah sempit. Karena persiapan yang mepet inilah rekayasa cuaca terganggu.

"Sejak kemarin, kawan-kawan sudah bekerja di Mandalika. Kami sudah berupaya seoptimal mungkin dengan waktu persiapan yang terlalu sempit dan dukungan yang ada. Tetap mohon maaf jika belum bisa memberikan hasil yang diharapkan," ujarnya pada CNNIndonesia.com, Sabtu (20/11).

Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Udara (AU) pun sudah sempat melakukan pencegahan hujan deras dengan menerbangkan pesawat yang membawa garam untuk ditabur. Ada tiga ton garam kasar yang ditabur.

(ask/vmp)