RI-Malaysia MoU di Bidang Media, Menkominfo: Adopsi Teknologi Digital

RI-Malaysia MoU di Bidang Media, Menkominfo: Adopsi Teknologi Digital

Inkana Izatifiqa R Putri - detikInet
Kamis, 11 Nov 2021 10:44 WIB
Kominfo
Foto: Dok. Kominfo
Jakarta -

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate menghadiri penandatanganan MoU LKBN Antara dengan Bernama di The Ritz Carlton Kuningan, Rabu (10/11). Dalam kesempatan tersebut, Johnny mendukung pengembangan hubungan kerja sama regional Indonesia dan Malaysia di bidang media.

Ia menilai kerja sama pemberitaan dan penyebaran informasi antara Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara dan Kantor Berita Bernama perlu menerapkan adopsi teknologi digital dalam penyebarluasan informasi.

"Saya tentu sangat mendukung kerja sama regional antara LKBN Antara dengan Bernama, karena ini banyak program-program yang bisa kita angkat, khususnya yang terkait dengan kehidupan masyarakat," ujar Johnny dalam keterangan tertulis, Kamis (11/11/2021).

Lebih lanjut Johnny mengatakan Indonesia dan Malaysia memiliki aspek kultur yang sama sebagai dasar pengembangan dan pertukaran program. Hal ini dikatakannya dapat mempererat hubungan masyarakat antar kedua negara.

Oleh karena itu, Johnny berharap kerja sama yang berlangsung dapat mengadopsi teknologi informasi untuk memperkuat hubungan antar masyarakat kedua negara.

"Jadi relasi tidak saja di antara pemerintah, tapi juga di antara masyarakat itu juga bisa dibangun dengan baik. Saya juga menyampaikan dan mengingatkan agar baik LKBN Antara maupun Bernama, perlu juga segera mengadopsi teknologi digital sebagai medium transmisi informasi," jelasnya.

Menkominfo Johnny menyebut adopsi teknologi digital di era disrupsi teknologi saat ini penting sebagai wujud nyata transformasi digital di tingkat masyarakat dan pemerintah. Ia juga menegaskan adopsi teknologi memungkinkan konvergensi media menumbuhkan ekosistem yang seimbang antara media konvensional dan media baru.

"Saat ini kita perlu membangun konvergensi dan playing field yang berimbang antara media-media konvensional dengan media-media baru, itu tidak ada pilihan yang lain selain adopsi teknologi," jelasnya.

Di kesempatan tersebut, Johnny menyatakan Pemerintah Indonesia akan terus mendorong agar industri media, baik termasuk LKBN Antara maupun Bernama dapat mengembangkan media komunikasi berbasis teknologi informasi dan komunikasi. Dengan demikian, masyarakat kedua negara dapat mengambil peran dalam kerja sama yang berlangsung.

"Kita juga harus mendorong kerja sama regional, kerja sama regional di antara pemerintah dan bilateral Indonesia dan Malaysia perlu disampaikan pada masyarakat, agar masyarakat baik masyarakat Indonesia maupun masyarakat Malaysia bisa mengambil bagian di dalamnya," ujarnya.

Menurut Johnny, peran masyarakat akan terbangun ketika masyarakat memahami, mengerti dan mendapat informasi yang cepat, akurat, dan cepat. Ke depannya, masyarakat juga akan turut serta mengambil bagian dengan baik dalam mengisi program pembangunan di negara masing-masing.

Terkait kerja sama ini, Johnny juga berharap masyarakat kedua negara dapat meningkatkan peran dalam kerja sama bilateral dan regional untuk mendukung agenda percepatan transformasi digital.

"Kita harus melakukan akselerasi transformasi digital, baik di Indonesia maupun kawasan. Di kawasan ASEAN telah memiliki roadmap digital ASEAN, ini yang harus kita terjemahkan di dalam program-program konkret di member country-nya, di negara-negara anggota ASEAN, termasuk Indonesia dan Malaysia," ungkapnya.

Di sisi lain, Direktur Utama Perum LKBN Antara Meidyatama Suryodiningrat mengatakan penandatanganan MoU antar kedua kantor berita tersebut bertujuan untuk memperkuat kerja sama dalam pemberitaan dan informasi melalui beragam platform media.

"MoU yang kami sepakati hari ini merupakan sebuah peningkatan kerja sama Antara dan Bernama. Saya berharap kedua kantor berita dapat bekerja dengan erat dan terus memperkuat kerja sama yang saling menguntungkan di sejumlah sektor," ujarnya.

Menurutnya, MoU juga ditujukan untuk memperkuat pendistribusian berita dan penyiaran informasi melalui televisi dan media sosial itu. Keberadaan MoU juga dipercaya dapat menghadapi tantangan secara efektif yang dihadapi kantor berita resmi kedua negara.

Sementara itu, Kepala Eksekutif Bernama Datuk Mokhtar Hussain menyebut kerja sama bidang media antara Indonesia dan Malaysia dapat dioptimalkan sebagai loncatan untuk melangkah maju di tengah tantangan arus media. Terutama bagi kedua kantor berita yang memanfaatkan teknologi terkini dalam mendapatkan maupun mendistribusikan berita dan informasi.

"Pertukaran berita antara kantor berita Antara dan Bernama telah berlangsung sejak beberapa dekade lalu, dan kami ingat koresponden Bernama pertama di luar negeri ditempatkan di Jakarta pada Oktober 1971. Hubungan yang sangat erat itu menjadi bukti baik atas kerja sama yang dilakukan antara LKBN Antara dan Bernama selama ini," pungkasnya.

Diketahui, penandatanganan MoU LKBN Antara dengan kantor berita Bernama, disaksikan langsung Menkominfo Johnny G Plate dan Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Ismail Sabri Yakoob.

(akn/fay)