Edukasi NFT Lewat Kompetisi Musik ala Cryptoiz

Edukasi NFT Lewat Kompetisi Musik ala Cryptoiz

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Kamis, 23 Sep 2021 10:51 WIB
(kiri) Agus artemiss (Founder Cryptoiz), Benk2, Aska, Pebriansyah(co-founder Cryptoiz), Fauzi yara (Co-founder Cryptoiz)
Foto: Dok. Cryptoiz
Jakarta -

Tren non fungible token (NFT) yang tengah naik daun membuat Cryptoiz berinisiatif mengedukasi musisi Indonesia mengenai NFT, yaitu lewat ajang kompetisi musik berjudul 'The Roots of Satoshi Nakamoto'.

Ajang ini berisi rangkaian lomba instrumen musik, mulai dari gitar, bass, drum, dan instrumen lainnya. Sebagai salah satu komunitas kripto di Indonesia, Cryptoiz mengajak siapa saja yang merasa memiliki kapabilitas bermusik untuk berpartisipasi dalam ajang menarik ini.

Selain pendaftarannya gratis, para pemenang lomba akan mendapatkan apresiasi berupa hadiah dengan total uang tunai hingga Rp 20 juta.

Karya-karya terbaik dari ajang ini juga akan listing di marketplace NFT Indonesia, yaitu TokoMall. Agar dapat berpartisipasi dalam lomba ini, para peserta wajib mengikuti persyaratan utamanya, yaitu membuat akun di platform Tokocrypto karena nantinya distribusi hadiah akan dikirim melalui akun Tokocrypto pemenang.

Sebelumnya, acara pendahuluan "Road to The Roots of Satoshi Nakamoto" telah dilaksanakan pada Jumat (17/9). Acara berformat talkshow tersebut menghadirkan beberapa bintang tamu musisi dari Bandung, seperti Aska Rocket Rockers dan Beng Beng PAS Band yang nantinya juga ikut meramaikan "The Roots of Satoshi Nakamoto" nanti.

Talkshow tersebut berisi bincang-bincang bintang tamu dengan Cryptoiz seputar industri NFT di Indonesia. Baik Aska dan Beng Beng sangat antusias merespons kehadiran NFT. Sebagai musisi yang adaptif, mereka siap untuk meng-NFT-kan berbagai karya mereka, baik yang sudah rilis maupun ide-ide karya yang sudah terbayang tetapi belum direalisasikan.

NFT dapat diartikan sebagai token yang merupakan bukti/sertifikat kepemilikan sah dari sebuah aset digital, dalam hal ini karya seni digital. Jenisnya beragam, mulai dari karya seni visual, grafis, audio, hingga video.

Pada dasarnya semua aset digital tersebut dapat di-NFT-kan (minting). Karakteristiknya unik, collectible, orisinil, dan langka sehingga NFT berbeda dengan karya seni lainnya. Keberadaannya yang berdiri di atas sistem blockchain juga membuat sistem royalti di NFT menjadi transparan dan setiap transaksi penjualan dan pelelangan akan tercatat dan terdata.



Simak Video "Ssstt.. Ini Rahasia Biar NFT Laku Keras di Pasaran"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/fay)