Perusahaan Israel Pembuat Alat Lacak Polri Klaim Bisa Jebol Signal

Perusahaan Israel Pembuat Alat Lacak Polri Klaim Bisa Jebol Signal

Tim - detikInet
Kamis, 08 Apr 2021 14:19 WIB
Aplikasi Signal
Apikasi Signal. Foto: (Android Authority)
Jakarta -

Cellebrite, perusahaan sekuriti asal Israel, memiliki produk Cellebrite UFED yang bisa mengambil data dari banyak ponsel. Alat ini digunakan aparat seluruh dunia, termasuk Polri sampai FBI. Cellebrite juga pernah bikin heboh karena pernah mengklaim bisa menjebol Signal.

Pada Desember 2020 silam tepatnya, Cellebrite mengaku bisa membuka kunci pesan dari komunikasi pesan dan suara di aplikasi Signal. Padahal Signal disebut sebagai layanan messaging yang paling aman saat ini.

Seperti dikutip detikINET dari BBC, Kamis (8/4/2021) awalnya pihak Cellebrite menuliskan langkah-langkah menjebol Signal. Namun kemudian, mereka hapus untuk alasan yang belum diketahui pasti.

Cellebrite menyebut aplikasi seperti Signal yang disandi penuh menyulitkan aparat. "Aplikasi semacam itu membuat analisis forensik menjadi amat sulit," sebut Cellebrite.

Mereka pun memberikan penjelasan teknis bagaimana menemukan kunci dekripsi untuk mengakses pesan yang disimpan Signal. Dideskripsikan pula bagaimana mereka mencari kode open source Signal untuk menjebol database itu.

"Kami akhirnya menemukan apa yang kami cari," tulis Cellebrite. Mereka menyebut bisa membuka penyandian Signal di ponsel Android, tapi tak menyebutkan soal iPhone.

Menanggapi klaim itu, Moxie Marlinspike selaku kreator Signal membantah aplikasinya tembus keamanannya. "Ini adalah artikel soal teknik canggih yang dipakai Cellebrite untuk membuka pesan Signal di perangkat Android yang dibuka kuncinya. Padahal bisa juga hanya dengan membuka aplikasinya untuk melihat pesan. Seluruh artikel itu seperti amatir sehingga mungkin itu sebabnya dihapus," kata dia.

Periset keamanan dari Citizen Lab juga meyakinkan Signal masih menjadi salah satu sarana komunikasi paling aman. Demikian pula kata Alan Woodward, profesor Ilmu Komputer Surrey Unversity di Inggris.

"Signal adalah salah satu layanan pesan sangat aman, bahkan mungkin paling aman bagi publik. Ada penyandian menyeluruh, bahkan lebih maju dari WhatsApp dengan mengaburkan metadata," kata dia.

"Cellebrite terkesan bisa memulihkan kunci dekripsi Signal, yang terasa luar biasa karena biasanya terlindung sangat baik di perangkat mobile modern," tambahnya. Jika itu benar, maka sungguh pencapaian hebat tapi kemudian berujung dihapusnya tulisan itu dari blog.

"Saya duga seseorang dari otoritas memberitahu mereka atau mereka sadar memberikan detail yang cukup sehingga pihak lain bisa melakukan hal yang sama," pungkas dia.



Simak Video "Aplikasi Signal Pantang Menyerah Meski Diblokir di Iran"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fay)