Lanjutan Surat Arief Muhammad Soal Fakir Kuota dan Larangan Mudik

Lanjutan Surat Arief Muhammad Soal Fakir Kuota dan Larangan Mudik

Aisyah Kamaliah - detikInet
Rabu, 07 Apr 2021 21:30 WIB
Arief Muhammad
Surat terbuka Arief Muhammad direspon pemerintah. Foto: Angga Laraspati
Jakarta -

Content creator Arief Muhammad, memberikan surat terbuka kepada pemerintah soal larangan mudik. Ia juga menyinggung soal fakir kuota dan ternyata pemerintah telah meresponnya, loh.

Arief mengunggah surat dengan tujuan menjadi perwakilan masyarakat guna mengajukan permohonan pada pemerintah sebagai timbal balik dari larangan mudik 2021.

Dalam kesempatan acara 'Virtual Press Conference Smartfren #RamadanExtraFaedah', Rabu (7/4/2021), kreator yang dikenal dengan nama Poconggg ini menyampaikan respon yang datang dari pemerintah.

"Dari pemerintah, kebetulan sempat dikomen Sandiaga Uno Menparekraf. Mungkin nanti akan ada diskusi dengan beliau," kata Arief.

Ia beranggapan meski tulis yang ia buat bentuknya resmi, ia sebenarnya hanya ingin menyampaikan apa yang ada dalam hati banyak orang.

"Apa yang aku utarakan itu isi hati semua orang yang tidak bisa silaturahmi. Jadi sebenarnya biasa dan dibikin ringan, karena sebenarnya inti curhatan orang nggak bisa ke mana-mana," sambungnya.

Pria kelahiran 26 Oktober 1990 di Batam ini mengunggah surat tersebut beberapa hari lalu, tepatnya pada 1 April 2021. Dalam surat tersebut, ada tiga poin yang disebutkan oleh Arief, antara lain:

1. Fakir kuota dan warga online terlantar dipelihara oleh negara,
2. Pemerataan distribusi jodoh atau setidaknya teman untuk bertukar pesan di kala kesepian
3. Jaminan terhadap sinyal agar tidak mengalami gangguan selama bulan Ramadan maupun lebaran.

[Gambas:Instagram]

"Kepada yang berwenang, mohon memberikan kompensasi subsidi kuota internet untuk warga yang tidak bisa mudik, supaya bisa tetap silaturahmi melalui video call dengan keluarga kami di kampung," harapnya.



Simak Video "Ada-ada Saja! Arief Muhammad Jual Udara Las Vegas"
[Gambas:Video 20detik]
(ask/fay)