3 Rahasia Tokopedia Membangun Bisnis Digital

3 Rahasia Tokopedia Membangun Bisnis Digital

Rachmatunnisa - detikInet
Jumat, 04 Des 2020 14:49 WIB
CEO dan Co-Founder Tokopedia William Tanuwijaya
CEO Tokopedia William Tanuwijaya. Foto: Adi Fida Rahman/detikINET
Jakarta -

Sebuah kesuksesan tak muncul dalam sekejap, melainkan melalui proses panjang seperti yang dialami William Tanuwijaya, pendiri dan CEO Tokopedia. William menyebutkan, ada tiga nilai utama di dalam proses ini.

Saat berbagi cerita di acara yang digelar Creative Experience Office (CXO) di lingkungan kerja CT Corpora bertema Democratizing Commerce In Indonesia: Entering The Next Decade, William menyebutkan tiga nilai ini menjadi pilar utama yang disebut sebagai DNA Tokopedia.

"Ada tiga nilai utama yang harus ditumbuhkan dan dijaga oleh seluruh tim Tokopedia. Tiga hal itu adalah: fokus melayani customer, terus belajar, dan terus berinovasi," kata William di acara yang berlangsung secara virtual, Jumat (4/12/2020).

William kemudian menjelaskan satu per satu nilai-nilai yang diterapkan kepada seluruh karyawannya tersebut, seperti di bawah ini.

1. Fokus pada customer

Pelanggan adalah elemen penting dalam kegiatan jual-beli di marketplace. Di sini, pelanggan bagi Tokopedia adalah dari sisi penjual maupun pembeli.

Sebagai marketplace besar di Indonesia dan masih terus berkembang, Tokopedia selalu berupaya memberikan perlakuan terbaik kepada para pelanggannya agar tidak mudah berpaling.

"Di dunia teknologi, pengguna dan pelanggan itu bisa pindah ke platform lain hanya dengan sentuhan jari. Kalau mereka nggak senang dalam beberapa detik mereka bisa langsung pindah dengan cepat," William mengingatkan.

2. Growth mindset

Teknologi yang terus berkembang harus diimbangi dengan pemikiran yang juga terus bertumbuh. Hal ini diperlukan agar bisa tetap relevan mengikuti dan memenuhi kebutuhan pelanggan.

"Manusia itu terbagi dalam dua pola pikir: pertama yang percaya bahwa bakat itu bawaan lahir, kedua adalah yang punya growth mindset bahwa kecerdasan itu adalah proses. Mereka yang punya pola pikir kedua adalah orang-orang yang menghargai kegagalan yang justru dijadikan pemacu. Maka semangat itu juga yang saya tanamkan di Tokopedia," kata William.

3. Make it happen, make it better

William ingin platform Tokopedia memberi kesempatan yang sama bagi semua orang yang punya mimpi dan mewujudkannya. Ketika rencana-rencana ini sudah dibangun, William mendorong agar rencana yang sudah dibangun ini terus dievaluasi dan menjadikannya lebih baik dengan terus berinovasi.

"Di perusahaan teknologi, kalau kita berhenti berinovasi, di titik itulah kita akan mati," ujarnya.

Pria asal Medan ini mengibaratkan membangun bisnis tidak seperti main bola yang aturan main dan pemainnya jelas. Di dunia bisnis, ada yang namanya pemain yang tidak diketahui (unknown player) yang bisa membunuh yang sudah ada.

"Dulu MySpace lawan Friendster, ternyata ada Facebook yang tadinya tidak dikenal dan membunuh keduanya. Jadi ada unknown player dan aturan mainnya tidak diketahui," urainya memberi contoh.

Dia juga mengingatkan bahwa kompetitor terbesar kita adalah diri kita sendiri. Maka, dengan selalu berusaha menjadi lebih baik setiap harinya akan menjadi sebuah kekuatan untuk menjadi tahan banting dan terus tumbuh.

"Kompetitor terbesar adalah diri kita sendiri, sebagai perusahaan kita selalu menjadi lebih baik dari sebelumnya, kalau jadi pemimpin kita berusaha lebih baik setiap harinya, sudah punya konsumen banyak bagaimana untuk terus menjadi lebih baik mempertahankannya," tutupnya.



Simak Video "Data Konsumen Tokopedia Dicuri, William Tanuwijaya Siapkan Langkah Ini"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/fay)