TikTok Pede Bakal Come Back ke India

TikTok Pede Bakal Come Back ke India

Rachmatunnisa - detikInet
Senin, 16 Nov 2020 08:50 WIB
BERLIN, GERMANY - SEPTEMBER 21: A young man holding a smartphone casts a shadow as he walks past an advertisement for social media company TikTok on September 21, 2020 in Berlin, Germany. U.S. President Donald Trump has given preliminary approval for Oracle, Walmart and other investors to take over TikTok and create a new U.S.-based company called TikTok Global. (Photo by Sean Gallup/Getty Images)
TikTok Pede Bakal Come Back ke India. Foto: Getty Images/Sean Gallup
Jakarta -

Setelah PUBG, TikTok kabarnya menjadi aplikasi lainnya asal China yang bakal kembali ke India. Rasa percaya diri akan come back diungkapkan TikTok India dengan optimistis.

Dalam email internalnya kepada seluruh karyawan, Head of TikTok India Nikhil Gandhi mengatakan bahwa dirinya yakin rencana ini akan menunjukkan hasil positif.

Dikutip dari Gadgets360, Nikhil dalam emailnya meyakinkan karyawan bahwa perusahaan akan mengerahkan upaya terbaiknya untuk bisa melanjutkan operasional di India.

"Perusahaan berkomitmen untuk mematuhi undang-undang setempat yang mencakup persyaratan privasi dan keamanan data," ujarnya dalam email tersebut.

Sesuai pernyataannya, perusahaan tidak hanya mengklarifikasi kekhawatiran kepada Pemerintah setempat, tetapi juga bersedia bekerja sama lebih jauh di masa depan.

"TikTok di India akan tetap berdedikasi untuk mendukung para pembuat kontennya dan tidak akan membiarkan mereka begitu saja. Kita optimistis bisa segera beroperasi lagi di India," ujarnya.

Untuk diketahui, TikTok masuk ke dalam daftar aplikasi China yang dilarang diakses di India. Larangan tersebut menyusul bentrokan di antara tentara China dan India yang terjadi di perbatasan Himalaya, meski pemerintah India menyatakan alasan pemblokiran aplikasi adalah keamanan data pengguna.



Simak Video "Pembuat Konten TikTok 'Masjid Tak Berakhlak' Diamankan Polisi!"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/afr)