Geger! Influencer Dibakar Mantan Suami Saat Live Stream TikTok

Geger! Influencer Dibakar Mantan Suami Saat Live Stream TikTok

Virgina Maulita Putri - detikInet
Jumat, 02 Okt 2020 19:08 WIB
Presiden AS Donald Trump resmi keluarkan perintah eksekutif melarang TikTok dan WeChat beroperasi di AS. Aturan itu berlaku dalam 45 hari ke depan.
Influencer Dibakar Mantan Suami Saat Live Stream TikTok (Foto: AP Photo)
Jakarta -

Seorang influencer China meninggal dunia setelah disiram bensin dan dibakar oleh mantan suaminya saat ia sedang melakukan live stream di Douyin, TikTok versi China.

Influencer tersebut bernama Lamu dan ia memiliki ratusan ribu followers di Douyin. Lamu menderita luka bakar di 90% badannya dan meninggal dunia pada 30 September, dua minggu setelah diserang mantan suaminya, seperti dikutip detikINET dari BBC News, Jumat (2/10/2020).

Perempuan berusia 30 tahun itu dikenal dengan konten kehidupan sehari-harinya di pedesaan. Ia juga dipuji karena tidak pernah menggunakan make up di video-videonya, yang memiliki jutaan likes.

Berdasarkan media corong pemerintah China, Beijing Youth Daily, live stream terakhir Lamu di Douyin pada 14 September tiba-tiba berubah menjadi gelap dan follower-nya kemudian mendengar teriakan. Rupanya mantan suaminya, Tang, memasuki rumahnya dengan membawa pisau dan bensin.

Tang diduga menyerang Lamu sebagai balas dendam karena telah menceraikannya dan hak asuh kedua anaknya diberikan kepada Lamu. Sebelumnya Tang pernah mengancam akan membunuh salah satu anaknya jika Lamu menolak untuk menikahinya kembali.

Lamu akhirnya menikahi Tang kembali, tapi ia memutuskan untuk kabur. Tang kemudian menyerang saudara perempuan Lamu karena menolak memberi tahu keberadaannya.

Keluarga Lamu langsung melaporkan insiden ini ke polisi, tapi tidak ditanggapi. Tidak lama kemudian Lamu kembali menceraikan Tang dan mendapat hak asuh untuk kedua anaknya.

Menurut keterangan dari otoritas Jinchuan, setelah serangan pada 14 September Lamu dibawa ke rumah sakit lokal lalu dipindahkan ke rumah sakit Provinsi Sichuan untuk perawatan lebih lanjut.

Keluarganya lalu meminta bantuan dana kepada followers Lamu di media sosial, dan mereka berhasil mengumpulkan satu juta Yuan dalam waktu 24 jam.

Kematian Lamu langsung menghebohkan netizen China. Di situs media sosial Weibo, lebih dari 70 juta pengguna menggunakan tagar yang menyebutkan kematiannya.

Salah satu netizen mengkritik polisi karena mengabaikan laporan yang dibuat keluarga Lamu. "Kalian di mana saat laporannya dibuat? Kenapa kalian tidak peduli?" tulis netizen tersebut.

Polisi mengatakan mereka telah menahan Tang pada 14 September atas dugaan pembunuhan yang disengaja. Saat ini kasus tersebut masih terus diselidiki.



Simak Video "Bayar Influencer Rp 90 M, Jokowi Disebut ICW Tak Pede akan Kebijakannya"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fay)