Masa Pandemi, Banyak Pengguna Shopee Belanja Online di Malam Hari

Masa Pandemi, Banyak Pengguna Shopee Belanja Online di Malam Hari

Faidah Umu Sofuroh - detikInet
Selasa, 18 Agu 2020 19:33 WIB
Shopee
Masa Pandemi, Banyak Pengguna Shopee Belanja Online di Malam Hari (Foto: detikINET/Agus Tri Haryanto)
Jakarta -

Di masa pandemi ini, aktivitas belanja online di Shopee meningkat dengan pesat. Director of Shopee Indonesia Christin Djuarto mengatakan selama masa pandemi terjadi lonjakan transaksi di malam hari.

"Kita melihat bahwa lonjakan transaksi itu agak sedikit berubah sejak masa pandemi ini, kita mengalami kenaikan lebih banyak di malam hari dibandingkan hari-hari biasa. Kita juga melihat lonjakan trafik itu mulai dari jam 8 malam itu sudah naik," ungkap Christin dalam konferensi pers Shopee 9.9 Super Shopping Day yang disiarkan secara langsung di YouTube, Selasa (18/8/2020).

Ia juga menambahkan berdasarkan riset dari iPrice maupun e-source lainnya, trafik belanja di tengah malam pada momen Ramadhan makin naik di masa pandemi ini dibandingkan tahun sebelumnya.

Ia merasa tren itu akan berlanjut di program Shopee 9.9 Super Shopping Day tahun ini. Sehingga pihaknya memutuskan untuk memberikan penawaran Late Night Sale Rp 99 di program Shopee 9.9 Super Shopping Day yang dimulai pada hari ini.

"Kita berikan promosi Late Night Sale Rp 99 ini mulai dari jam 8 malam sampai tengah malam tentunya," tukasnya.

Tren belanja online saat pandemi juga mengalami perubahan. Pada awal pandemi, misalnya, Christin mengatakan penjualan Shopee lebih banyak menyasar ke produk-produk harian. Beberapa bulan kemudian yaitu saat momen Ramadhan, tren bergeser ke produk busana muslim.

"Masa pandemi ini sudah hampir 6 bulan jadi cukup lama sekali. Pada saat awalnya itu kita melihat semuanya itu memusatkan ke kegiatannya di rumah jadi itu ke-reset di tren penjualan di mana kebutuhan sehari-hari itu yang melonjak itu pada saat awal. Nah, beberapa bulan kemudian kita masuk ke fase bulan Ramadhan. Di situ kita melihat perubahan penjualan tuh ke fashion muslim yang biasanya lebih tinggi, kebutuhan sehari-hari tetap tinggi juga tapi pindah ke fashion muslim," paparnya.

(prf/fay)