Donald Trump Sesumbar Vaksin Corona Tersedia Jauh Lebih Cepat

Donald Trump Sesumbar Vaksin Corona Tersedia Jauh Lebih Cepat

Fino Yurio Kristo - detikInet
Kamis, 06 Agu 2020 08:51 WIB
WASHINGTON, DC - JULY 21: U.S. President Donald Trump talks to holds up his face mask during a press conference in the Brady Press Briefing Room at the White House July 21, 2020 in Washington, DC. Trump focused on his administrations handling of the global coronavirus pandemic. Poll numbers about his handling of COVID-19 have been falling as cases of deadly virus have spiked across the country.   Chip Somodevilla/Getty Images/AFP
Donald Trump Sesumbar Vaksin Corona Tersedia Jauh Lebih Cepat (Foto: Chip Somodevilla/Getty Images/AFP)
Washington -

Vaksin corona jadi harapan banyak negara untuk mengakhiri pandemi Corona. Pemerintah Amerika Serikat pun demikian, mengingat jutaan kasus positif COVID-19 melanda negara itu. Bahkan presiden Donald Trump memberikan prediksi berani soal ketersediaan vaksin Corona di negaranya.

Pemerintah AS sebenarnya mencanangkan target vaksin Corona bisa diberikan untuk warga pada akhir tahun 2020 atau awal tahun 2021. Akan tetapi Trump menyebut ada kemungkinan vaksin Corona tersedia lebih cepat.

"Kami menyeimbangkan antara kecepatan dan keamanan dan kami dalam jalur untuk memiliki sebuah vaksin tersedia tahun ini, mungkin saja jauh lebih awal daripada akhir tahun," cetusnya, dikutip detikINET dari CNBC, Kamis (6/8/2020).

"Dan kami memproduksi massal kandidat yang paling menjanjikan dahulu sehingga kami sudah siap saat disetujui. Militer kami sudah siaga, ini semua tentang logistik," tambahnya.

Trump menyebut kandidat vaksin Corona menjanjikan dari perusahaan farmasi Pfizer dan Moderna, di mana keduanya telah melangsungkan uji coba skala besar minggu lalu pada manusia. Keduanya menggunakan vaksin molekul mRNA, yang diharapkan memicu respons imun tubuh untuk melawan Corona.

"Mereka-mereka ini merupakan perusahaan yang tidak saja terkenal, tapi juga sangat dihormati," tambah Trump.

Lantaran pandemi Corona melanda, negara-negara termasuk AS mempercepat pengembangan kandidat vaksinnya, di mana beberapa tahapan dilakukan sekaligus. Hal itu memang beralasan tapi juga berisiko karena vaksin Corona mereka tetap ada kemungkinan tidak manjur.

Mengenai prediksi Trump soal ketersediaan vaksin itu, sebagian pihak menganggapnya berani. Misalnya meskipun ratusan juta dosis vaksin diproduksi, ada kemungkinan nanti dibutuhkan sampai dua dosis vaksin sehingga ketersediaannya secara luas terhambat.

Namun demikian, memang pemerintah negara lain juga tak sedikit yang sama atau lebih optimis. Rusia sesumbar sudah bisa menyediakan vaksin di bulan Oktober. Sedangkan perusahaan vaksin China, Sinopharm, menyatakan vaksin Corona mereka akan tersedia jelang akhir tahun ini.



Simak Video "Jokowi: RI Dapat Komitmen Vaksin hingga Akhir 2021"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fay)