Ketika Hadi Pranoto Ditanya Publikasi Ilmiah Obat Herbal Corona

Ketika Hadi Pranoto Ditanya Publikasi Ilmiah Obat Herbal Corona

Fitraya Ramadhanny - detikInet
Selasa, 04 Agu 2020 12:11 WIB
Hadi Pranoto
Hadi Pranoto Ditanya Publikasi Ilmiah Obat Herbal Corona (Foto: detikHealth)
Jakarta -

Semua ilmuwan di dunia ini, lazimnya membuat publikasi hasil riset terkait upaya mencari obat COVID-19. Kalau Hadi Pranoto bagaimana?

Hadi Pranoto jadi buah mulut karena mengaku memiliki obat herbal yang bisa COVID-19 dalam video YouTube bersama musisi Anji. Belakangan, video itu lenyap dari YouTube.

Hadi mengaku sudah melakukan penelitian sejak tahun 2000 seperti SARS, MERS dan Flu burung sebelum akhirnya COVID-19. Klaim ini dipertanyakan publik karena tidak ada jejak laporan ilmiah di jurnal terpercaya.

detikINET pun bertanya pada Hadi Pranoto apakah dia memiliki publikasi dari hasil-hasil penelitian obat herbalnya. Hadi pertama mengatakan publikasinya adalah dari orang-orang yang sudah mencoba obatnya.

"Publikasi kan dari orang-orang yang mengkonsumsi ini dan mereka kan terbukti kondisinya jadi lebih baik," kata Hadi.

Penjelasan Hadi Pranoto lebih terdengar seperti testimoni, bukan publikasi ilmiah. detikINET pun menegaskan lagi publikasi ini maksudnya laporan riset yang diterbitkan pada jurnal ilmiah, atau paper yang bisa dipresentasikan kepada publik.

Apa jawab Hadi?

"Publikasi tentu ada, tapi kami lebih concern untuk membantu orang-orang. Publikasi ada di banyak tempat, tapi yang penting hasil dari BPOM ada," kilahnya.

Jawaban Hadi ini mungkin masih kurang memuaskan. Namun ramuan herbal ini diketahui telah didaftarkan ke BPOM RI serta sudah mendapat Surat Izin Edar Nomor POM TR203636031 tanggal 14 April 2020.

Nama produk Bio Nuswa didaftarkan PT Saraka Mandiri Semesta dari Kabupaten Bogor. Tidak disebutkan bahwa obat ini memiliki khasiat untuk menyembuhkan gejala virus corona.

Akibat video Youtube yang kontroversial itu Hadi Pranoto bersama Anji dilaporkan CEO Cyber Indonesia Muannas Alaidid karena dianggap menyebarkan kabar bohong. Laporan tersebut tertuang dalam Laporan Polisi LP/4538/VIII/YAN.2.5/2020/SPKT PMJ. tanggal 3 Agustus 2020.



Simak Video "Pengacara Sebut Hadi Pranoto Tak Bisa Dipidana, Apa Tanggapan Polisi?"
[Gambas:Video 20detik]
(fay/fyk)