Posting Anti Masker di Facebook, Pria Ini Meninggal Kena Corona

Posting Anti Masker di Facebook, Pria Ini Meninggal Kena Corona

Josina - detikInet
Minggu, 12 Jul 2020 18:01 WIB
richard rose
Mendiang Rick Rose. (Foto: Facebook)
Ohio -

Richard Rose, seorang pria dari Port Clinton, Ohio meninggal dunia karena virus COVID-19 setelah tiga hari setelah ia dinyatakan positif. Kematian Rose ini telah menarik perhatian netizen karena postingannya yang kontroversial di media sosial.

Ia pernah mengkritik para demonstran Black Lives Matter, membuat lelucon tentang pemerkosaan, menuding partai Demokrat sengaja membesar-besarkan soal pandemi Corona dan tidak mau mengenakan masker di masa pandemi COVID-19.

"Mari kita perjelas. Aku tidak akan membeli masker. Aku sudah hidup sejauh ini dengan tidak membeli masker brengsek itu," tulis lelaki usia 37 tahun ini pada 28 April di Facebook.

Lalu pada tanggal 12 Mei, Rose kembali memposting bahwa ia muak melihat berita tentang virus Corona. Kemudian sepanjang bulan Juni, Rose memposting sering berada di bar dan restoran di Ohio, tidak peduli dengan pandemi Corona.

Ia kembali menulis di media sosial pada tanggal 1 Juli, namun kali ini membuat netizen terkejut karena ia mengabarkan kondisi terkini yang tidak sehat dan mengalami gejala-gejala COVID-19.

"Aku sakit keras beberapa hari terakhir, pagi ini aku melakukan tes swab dan aku harus segera tahun apa hasilnya. Aku hanya ingin merasa baik lagi," tulisnya di Facebook.

Satu jam setelah postingan tersebut, ia kembali update status dan menyatakan dirinya resmi positif Corona dan akan dikarantina selama 14 hari ke depan.

Ia pun memposting bagaimana tersiksanya terkena virus Corona, hanya bisa sendiri dan merasa kehabisan napas. Setelahnya, keluarga Rose mengatakan kepada Cleveland CBS bahwa veteran Angkatan Darat AS itu meninggal di rumah pada 3 Juli.

"Anda mendengar tentang virus ini dan Anda tidak berharap itu mempengaruhi orang, orang muda seperti kita," kata Nick Conley, salah seorang teman Rose, kepada Cleveland 19 News.

"Sungguh mengerikan bahwa kami kehilangan Rick, tetapi yang lebih tragis dari itu adalah siapa lagi yang terinfeksi karena tindakan yang ia pilih," tambahnya. Tapi ia tetap menyesalkan Rick diserang netizen tentang keputusannya untuk tidak memakai masker.

"Kita harus tetap berbelas kasih apakah kita setuju dengan kepercayaan seseorang atau tidak. Seseorang telah meninggal dan kita harus memiliki belas kasihan terhadap hal itu," tutupnya.



Simak Video "Update Positif Covid-19 RI Per 9 Agustus: 125.396 Positif, 80.952 Sembuh"
[Gambas:Video 20detik]
(jsn/fyk)