Trump Setop Duit ke WHO, Bill Gates Malah Tambah Dana Corona

Trump Setop Duit ke WHO, Bill Gates Malah Tambah Dana Corona

Fino Yurio Kristo - detikInet
Jumat, 17 Apr 2020 12:18 WIB
Melinda Gates
Melinda Gates dan suaminya tambah dana untuk WHO dan kritik Trump (Foto: Getty Images/Rahman Roslan)
Seattle -

Melinda Gates kembali menyuarakan kritiknya pada presiden Amerika Serikat, Donald Trump, terkait keputusannya menghentikan pendanaan untuk WHO. Sebaliknya, dia dan Bill Gates menambah dana segar untuk penanganan Corona.

Ia menyebut langkah Trump berbahaya dan tak masuk akal di saat dunia saat ini mengalami krisis kesehatan terkait pandemi corona. Istri Bill Gates yang aktif di yayasan The Bill & Melinda Gates Foundation ini juga mengumumkan tambahan donasi dana USD 150 juta untuk mempercepat pengembangan vaksin dan perawatan pada penderita COVID-19, sehingga total sumbangan jadi USD 250 juta.

"Menghentikan dana ke WHO benar-benar tidak masuk akal dalam sebuah pandemi. Kita membutuhkan respons global yang terkoordinasi," sebutnya, dikutip detikINET dari Reuters, Jumat (17/4/2020).

Ia menyebut WHO merupakan organisasi yang sungguh dapat menangani pandemi semacam ini. Melinda pun berharap dalam krisis seperti sekarang, semua pihak dapat mengulurkan bantuan.

Yayasan Bill Gates sendiri menyumbangkan dana sangat besar bagi WHO, hanya kalah dari negaranya sendiri. Melinda mengatakan pengurangan dana ke WHO akan sangat sulit ditalangi pihak lain.

Adapun dana tambahan dari Bill Gates dan istri, selain dikucurkan buat mendukung pembuatan obat virus Corona, juga untuk menolong negara-negara miskin yang terdampak besar, misalnya bertambahnya kemiskinan.

"Sungguh kita sebagai komunitas global perlu melihat apa yang sekarang baru permulaan di negara-negara Afrika dan Asia Selatan. Kami melihat kebutuhan sangat besar dan itulah mengapa kami melipatgandakan komitmen kami," ujar ibu 3 anak itu.

Pandemi semacam ini membuat orang miskin paling menderita. "Kita perlu memastikan hal-hal seperti transfer uang tunai dilakukan dan mereka punya akses ke perawatan kesehatan," tandasnya.



Simak Video "WHO Sebut Dunia Tengah Hadapi 'Pandemi Dua Jalur'"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fay)