Layanan Ojek Online Menghilang Sementara dari Jakarta - Halaman 3

Round-up

Layanan Ojek Online Menghilang Sementara dari Jakarta

Adi Fida Rahman - detikInet
Sabtu, 11 Apr 2020 06:10 WIB
driver ojol
Layanan ojol menghilang sementara dari aplikasi Gojek dan Grab. Foto: istimewa

Taksi Online hingga Layanan Antar Makanan

Gojek maupun Grab memastikan layanan mereka lainnya masih tetap aktif. Hanya saja pada layanan GoCar dan GrabCar diberlakukan penyesuaian jumlah penumpang dan posisi duduk seperti yang diatur dalam Pergub DKI Jakarta soal PSBB.

"Grab pun mengerahkan 1.000 armada GrabCar untuk melayani pelanggannya. Armada tersebut dilengkapi dengan partisi plastik antara kursi pengemudi dan penumpang," kata Neneng Goenadi, Managing Director Grab Indonesia.

"Kami menyediakan masker bagi seluruh mitra untuk memastikan kesehatan bersama. Kami juga mengingatkan agar penumpang GoCar menggunakan masker selama perjalanan, dan mengikuti panduan keamanan selama perjalanan yang diinformasikan lewat aplikasi," terang Nila Marita, Chief Corporate Affairs Gojek.

Untuk layanan antar makanan pun tidak terpengaruh aturan PSBB. Namun untuk menjaga kesehatan mitra maupun pengguna, baik Gojek dan Grab, melakukan sejumlah inisiatif mulai dari pemberian masker, pelaporan suhu hingga mekanisme pengantaran tanpa kontak.

"Untuk layanan pesan antar makanan GoFood, layanan telemedik dan pengantaran obat GoMed, serta layanan pengantaran barang GoSend, GoMart, GoShop dan GoBox juga tetap beroperasi selama periode PSBB. Konsumen dipastikan dapat menggunakan layanan ini tanpa kontak fisik secara langsung," ujar Nila.

"Kami memperkenalkan pelaporan suhu tubuh harian bagi mitra pengemudi dan mitra pengantaran kami. Jika mitra pengantaran menunjukkan gejala, seperti suhu tubuh tinggi, demam, batuk, dan pilek, mereka diminta untuk mencari saran medis dan menjalankan karantina pribadi jika diperlukan, dimana mereka sementara akan ditangguhkan dari platform kami dan diberikan bantuan keuangan," pungkas Neneng.