Vaksin Corona yang Didukung Bill Gates Mulai Diuji ke Manusia

Vaksin Corona yang Didukung Bill Gates Mulai Diuji ke Manusia

Fino Yurio Kristo - detikInet
Selasa, 07 Apr 2020 16:10 WIB
LAS VEGAS - JANUARY 8:  Microsoft Chairman Bill Gates delivers the keynote address to kick off the 2003 International Consumer Electronics Show (CES) on January 8, 2003 in Las Vegas, Nevada.  The show, which opens on Thursday, is expected to draw over 100,000 people to see the latest in consumer electronics.  (Photo by Justin Sullivan/Getty Images)
Vaksin Corona yang Didukung Bill Gates Mulai Diuji ke Manusia (Foto: Getty Images)
Philadelphia -

Dana besar dikucurkan Bill Gates untuk membantu pengembangan vaksin virus corona COVID-19 yang sampai saat ini belum ada obatnya. Kabar gembiranya adalah, calon vaksin yang didukung Bill Gates segera diuji coba ke manusia.

Perusahaan bio teknologi asal Pennsylvania bernama Inovio Pharmacy adalah salah satu yang berupaya menemukan vaksin corona yang efektif dan aman. Mereka telah menerima pendanaan dari yayasan kemanusiaan Bill Gates, yaitu Bill & Melinda Gates Foundation.

Inovio menyatakan sudah mendapatkan izin dari Food and Drug Administration (FDA) untuk menguji coba vaksin buatannya ke 40 relawan sehat di Philadelphia dan Kansas City. Dosis pertama eksperimen vaksin bernama INI-4800 itu segera disuntik pada mereka.

Ini merupakan langkah pertama untuk melihat apakah vaksin bersangkutan cukup aman untuk tes dalam skala lebih besar. Meskipun semua berjalan lancar, masih dibutuhkan waktu setidaknya setahun sampai vaksin tersebut tersedia secara luas. Paling tidak, segala upaya telah dikerahkan.

Vaksin tersebut memakai pendekatan DNA, menggunakan bagian kode genetis dari virus Corona yang disuntikkan ke pasien sehingga sel mereka bisa memproduksi antibodi tertentu untuk melawan infeksi.

Inovio telah mulai merekrut relawan dan uji coba dilakukan di University of Pennsylvania serta Perelman School of Medicine and the Center for Pharmaceutical Research di Kansas City.

Setiap relawan akan diberi dua dosis vaksin sekali dalam empat minggu. Hasil apakah aman atau tidak diharapkan segera diketahui dan akan dilakukan studi lanjutan untuk mengetahui keampuhannya.

Inovio menyatakan mampu bekerja cepat karena dukungan dari Bill & Melinda Gates Foundation. Sebelumnya, sang pendiri Microsoft telah menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan dan produksi kandidat vaksin yang terbukti aman dan ampuh melibas COVID-19.

"Karena yayasan kami memiliki keahlian mendalam terkait penyakit menular, kami telah memikirkan epidemi, kami mendanai beberapa hal untuk lebih siap, seperti upaya (menciptakan-red) vaksin," ujar Gates.



Simak Video "Vaksin Corona Diprediksi Rampung September Jika Penuhi Syarat Ini"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fay)