Layanan Musik Streaming Tumbuh, Apple Salip Spotify

Layanan Musik Streaming Tumbuh, Apple Salip Spotify

Josina - detikInet
Senin, 06 Apr 2020 13:39 WIB
A demonstration of the newly released Apple products is seen following the product launch event at the Steve Jobs Theater in Cupertino, California, U.S. September 12, 2018. REUTERS/Stephen Lam
Layanan Musik Streaming Tumbuh, Apple Salip Spotify. (Foto: Stephen Lam/Reuters)
Jakarta -

Layanan streaming musik berbayar kini sudah mulai banyak peminatnya, terbukti dari sebuah penelitian yang dilakukan oleh Counterpoint yang mengungkapkan sepanjang tahun 2019 layanan ini sudah tumbuh 32 persen.

Dilansir detikINET dari Engadget naiknya angka ini pada tahun 2019 yang sudah mencapai 358 juta pelanggan berbayar karena adanya tawaran-tawaran menarik seperti paket musik eksklusif, bundle layanan dari operator telekomunikasi, potongan harga regional, hingga diperpanjangnya durasi ujicoba layanan musik tersebut.

Hasil penelitian ini menjabarkan di mana Spotify masih memiliki keunggulan pada akhir 2019 dengan 35 persen pelanggan berbayar. Namun pesaing terberatnya Apple Music sudah menyalip dengan tumbuh 36 persen dengan pangsa pasar 19 persen.

Sementara di urutan ketiga ada Amazon yang tumbuh setengahnya mencapai 15 persen, lalu keempat ada Tencent mencapai 11 persen dan YouTube Music 6 persen menduduki posisi kelima. Sisanya sebesar 14 persen didapati oleh streaming musik lokal seperti Gaana di India dan Yandex Music di Rusia.

Counterpoint memperkirakan pada tahun 2020 ini layanan streaming musik akan tumbuh 25 persen, namun juga akan sulit dengan kondisi dunia yang dilanda pandemi COVID-19.

Di mana sekarang pengguna lebih condong ke situs berita, radio dan TV untuk mendapatkan informasi terbaru seputar Corona. Sehingga akan lebih sedikit orang yang mau berlangganan layanan hiburan seperti streaming musik ini.



Simak Video "Respons Luar Biasa Fans atas Kejutan 'Folklore' Taylor Swift"
[Gambas:Video 20detik]
(jsn/fay)