Para Influencer Ini Disorot karena Klaim Bisa Bantu Lawan COVID-19

Para Influencer Ini Disorot karena Klaim Bisa Bantu Lawan COVID-19

Aisyah Kamaliah - detikInet
Minggu, 05 Apr 2020 08:03 WIB
Trojan Virus Corona
Ilustrasi virus corona. Foto: Dok. Kaspersky
Jakarta -

Di tengah pandemi COVID-19, menjaga imunitas itu penting. Akan tetapi, jangan malah menjanjikan suatu hal yang belum pasti, apalagi sampai mengklaim dengan gamblang bahwa metode yang mereka gunakan bisa melawan COVID-19 tanpa dasar ilmu yang pasti.

Dikutip dari Wired, Krystal Nielson yang dikenal sebagai kontestan acara reality show Bachelor dan telah berubah haluan menjadi pelatih fitness ini menjadi salah satu yang disorot publik. Baru-baru ini, ia mengunggah video seputar hubungan makanan olahan, inflamasi dan COVID-19.

Kemudian ini menawarkan program detoks tubuh yang berbayar antara USD 97 (sekitar Rp 1,5 juta) sampai USD 494 (sekitar Rp 8 juta). Namun video tersebut kini atelah dihapus.

Yang paling baru, ada Ben Greenfield bodybuilder dengan followers 250 ribu orang. Ia mengunggah postingan tentang ozone therapy atau terapi ozon yang diklaim sebagai pengobatan alternatif yang sudah terbukti membunuh virus corona SARS dan virus baru lainnya.

Postingan itu disertai dengan link untuk membeli alat home ozone generator yang dihargai USD 6 ribu (kurang lebih Rp 98 juta) dengan kode BEN100 untuk mendapatkan diskon USD 100 dan mengaku telah merasakan manfaat dari alat tersebut setelah ia gunakan bersama keluarganya.

"Orang-orang mengetahui tentang seberapa kuat alat ini untuk melawan virus dan untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh sehingga saya harus mengunggah ini dengan cepat. Alat-alat ini kemungkinan akan terjual habis pada akhir minggu ini," tulis Greenfield.


Ozon, bentuk molekul dari oksigen, memang dapat digunakan sebagai disinfektan. Tetapi gagasan untuk menggunakan disinfektan secara internal adalah hal yang salah, kata Michael Starnbach dari Harvard yang berfokus pada mikrobiologi dan imunobiologi.

Ditambah lagi, badan makanan dan obat-obatan Amerika Serikat FDA memperingatkan ozon adalah gas beracun yang jika tidak dilakukan di bawah penanganan medis secara spesifik dan profesional bisa membahayakan manusia dan hewan.

Influencer lainnya datang dari seorang YouTuber Holly Dolke. Dalam sebuah video berjudul 'How to build immunity for the CORONAVIRUS,' Dolke merekomendasikan sejumlah vitamin dan suplemen yang ia yakini akan 'membantu mencegah infeksi' antara lain vitamin D, vitamin C, dan zinc.

Memang benar, studi menunjukkan bahwa memiliki nutrisi yang cukup dapat meningkatkan kemampuan tubuh melawan infeksi seperti dengan tingkat vitamin D yang memadai yang telah dikaitkan dengan sedikit penurunan infeksi seperti flu biasa. Tetapi itu tidak berarti mengonsumsi banyak vitamin D atau suplemen lain dapat mencegah penyakit yang disebabkan virus.


Terlebih, tidak ada data tentang bagaimana kita meningkatkan kekebalan kita dengan suplemen atau diet, khususnya untuk COVID-19.

"Sebagai ilmuwan dan profesional medis, kami mengandalkan studi berbasis bukti untuk merekomendasikan produk. Tidak hanya menciptakan sesuatu dan membuat klaim tentang hal itu," ucap Starnbach.

"Masyarakat juga harus ada inisiatif mencari bukti untuk mendukung rekomendasi, bukan sekadar pernyataan dari influencer yang menyarankan bahwa suatu produk akan membantu untuk menangani penyakit tertentu," tandasnya.



Simak Video "Lagi, YouTuber Ini Prank Kasih Daging Kurban Isi Sampah"
[Gambas:Video 20detik]
(ask/ask)