Samsung Sumbangkan Ponsel untuk Pasien COVID-19 yang Dikarantina

Samsung Sumbangkan Ponsel untuk Pasien COVID-19 yang Dikarantina

Virgina Maulita Putri - detikInet
Jumat, 03 Apr 2020 22:14 WIB
A man walks behind a logo of Samsung Electronics at the companys headquarters in Seoul April 30, 2010.  REUTERS/Jo Yong-Hak/File Photo
Samsung Sumbangkan Ponsel untuk Pasien COVID-19 yang Dikarantina (Foto: Reuters)
Jakarta -

Perusahaan teknologi ramai-ramai ikut membantu melawan virus corona dengan caranya masing-masing. Termasuk Samsung yang menyumbangkan ponsel, tablet dan masker untuk pasien COVID-19 yang sedang dikarantina.

Dikutip detikINET dari Cnet, Jumat (3/4/2020) donasi yang disumbangkan Samsung bernilai total USD 29 juta (Rp 480 miliar) dalam bentuk uang dan barang. Donasi ini diberikan kepada pemerintah dan komunitas lokal di Korea Selatan yang sedang berjuang melawan COVID-19.

"Kami menyumbangkan ponsel untuk pasien dalam karantina untuk membantu mereka tetap bisa berhubungan dengan keluarga dan teman-temannya, juga air purifier dan peralatan lainnya kepada rumah sakit dan pusat karantina," tulis Samsung dalam keterangan resminya.

"Kami juga menyumbangkan tablet kepada institusi pendidikan agar anak-anak tetap bisa belajar di luar ruang kelas," sambungnya.

Raksasa gadget ini turut menyumbangkan 330.000 masker untuk penduduk di kota Daegu. Mereka juga menyediakan gedung tempat pelatihan karyawan untuk digunakan sebagai tempat perawatan pasien oleh otoritas kesehatan setempat.

Selain itu, Samsung juga mengerahkan tim teknisinya untuk bekerjasama dengan perusahaan lain di Korsel untuk memproduksi masker. Bantuan mereka meliputi meningkatkan proses manufaktur, mengubah layout pabrik dan membuat cetakan untuk produksi masker.

"Berkat usaha kami, salah satu perusahaan berhasil menggandakan produksi hariannya," jelas Samsung.

Samsung termasuk salah satu vendor yang terkena imbas besar sejak merebaknya wabah virus corona. Mereka sempat menutup pabrik di Korsel dan tokonya untuk sementara waktu untuk mencegah penyebaran.



Simak Video "Usai Itaewon, E-Commerce di Bucheon Jadi Klaster Corona Baru Korsel"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fay)